Breaking News

Jelang Piala Dunia U-20, FIFA Kembali Cek Stadion di Surakarta dan Surabaya

Stadion Manahan Solo (net) 

WELFARE id-Federasi sepak bola dunia FIFA bersama jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan PSSI berkunjung ke stadion yang akan menjadi lokasi pertandingan World Cup U-20 2023. 

Mereka berkunjung ke Stadion Manahan Solo dan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Peninjauan Stadion oleh FIFA dilakukan untuk mengecek kesiapan stadion sebagai salah satu venue Piala Dunia U-20. 

Tim perwakilan dari FIFA yang berjumlah empat orang, didampingi perwakilan dari PSSI, Kementerian BUMN, Kementerian PUPR, perwakilan PLN dan Pemerintah Kota Surakarta, melakukan pengecekan secara menyeluruh di stadion tersebut. 

Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surakarta Rini Kusumandari ada empat orang perwakilan dari FIFA yakni Christian Schmolzer selaku Lead Projeck, Sunny (Venue Manager), Anke Becker (Safety & Security Manager) dan Ross Maclan (Technical Services Manager). "Tim perwakilan dari FIFA itu, didampingi dari perwakilan PSSI, Kemen BUMN, Kemen PUPR, PLN dan pemerintah Kota Surakarta untuk persiapan Piala Dunia U-20 yang akan digelar pada tanggal 20 Mei hingga 11 Juni mendatang," ujarnya dikutip Jumat (13/1/2023). 

Ia mengatakan, pihak FIFA menjelaskan ada beberapa hal yang perlu perbaikan di Stadion Manahan, misalnya soal rumput, toilet difabel, perbaikan toilet, penambahan CCTV,  pemasangan karpet antiselip, juga ada tambahan untuk akses masuk bus yang membawa pemain ke dalam stadion dan tembok penghalang di tribun harus dihilangkan. "Akses masuk bus pemain sudah dalam rencana pekerjaan renovasi yakni pintu di luar stadion akan digeser lurus dengan gate yang di dalam. Jadi pemain langsung diturunkan di gate dalam," tandasnya. 

Rini menyampaikan, rumput lapangan akan direnovasi karena sudah menjadi agenda pekerjaan dalam renovasi sebelum digunakan pertandingan Piala Dunia. "Kalau lampu penerangan stadion sudah sesuai standart internasional, tetapi listrik perlu ada kenaikan menjadi 630 KVA untuk bisa mencapai beban puncak. Listrik di Stadion Manahan Solo, sekarang 555 KVA sebenarnya sudah cukup," kata Rini. 

Dia mengatakan pengerjaan renovasi Stadion Manahan Solo, sudah dimulai pada tanggal 16 Februari hingga waktu akhir Maret oleh Kemen PUPR. Memasuki April harus sudah steril semuanya, karena pada Mei dan Juni akan digunakan Piala Dunia U-20.Tim FIFA kemudian melakukan pengecekan empat lapangan pendukung untuk latihan pemain peserta antara lain Lapangan Kota Barat, Stadion Sriwedari, Sriwaru, dan Banyuanyar. 

Hal senada diungkap Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Wiwiek Widayati. Dia mengatakan, kunjungan kali ini ketiga ini, ada beberapa poin yang didiskusikan bersama. Contoh bagaimana kesiapan media centernya, broadcast-nya, manajemen sekuriti dan teknikal servisnya," ujarnya di Surabaya, Jumat (13/1/2023) 

Wiwiek melanjutkan, dalam kunjungannya ke Kota Pahlawan, FIFA bersama bersama Pemkot sepakat untuk membuat akses khusus penonton disabilitas di bagian area khusus dari Gate 1 Stadion GBT. "Jadi nanti kita bikinkan jalur khusus dari gate 1, nanti ada akses menuju ke bagian tribunnya," tandasnya. 

Bukan hanya berkunjung ke Stadion GBT, rombongan juga melakukan survei di Lapangan Thor dan Gelora 10 November. Sejauh ini, FIFA puas dengan fasilitas lapangan latihan tersebut. "Mulai lapangan latihan A dan C di GBT hingga Gelora 10 November, FIFA sudah sangat puas dengan progresnya," kata dia. 

Sedangkan untuk akses jalan menuju ke Stadion GBT, FIFA menilai sudah sangat baik dan mudah dijangkau. "Keseluruhan mereka mengapresiasi upaya kami (pemkot) dalam melakukan perbaikan fasilitas. Selanjutnya, kami serahkan kepada Kementerian PUPR sesuai dengan timeline yang akan dikerjakan, sedangkan pemkot hanya melakukan pendampingan," pungkasnya. (tim redaksi) 

#fifa
#worldcup
#worldcupu20
#pialaduniau20
#surakarta
#surabaya
#stadionmanahan
#stadionbungtomo

Tidak ada komentar