Breaking News

Hore Harga Tiket Domestik Turun, Mudik dan Liburan Tahun Baru Imlek Jadi Lebih Murah

Tiket pesawat. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Kabar gembira jelang perayaan Tahun Baru 
Imlek. Harga tiket pesawat domestik terpantau turun. Penurunan harga tiket domestik itu sejalan dengan harga avtur yang melandai. Melansir situs penjualan harga tiket pesawat, Selasa (17/1/2023), harga rata-rata penjualan tiket semua maskapai, untuk rute Jakarta-Bali berada di kisaran Rp700 ribuan.

Sedangkan Air Asia, Pelita Air, Citilink, Batik Air menawarkan harga tiket termurah mulai dari Rp778 ribu-865 ribu per orang. Harga ini lebih murah ketimbang dari awal Desember lalu, dimana harga tiket pesawat yang ditemui sempat berkisar antara Rp1,3 juta-3,3 juta untuk kelas ekonomi untuk penerbangan langsung maupun transit.

Untuk rute Jakarta-Surabaya harganya juga turun menjadi Rp600 ribuan dibanding harga tiket sebelumnya di kisaran Rp1 jutaan. Untuk rute Jakarta-Pontianak, rata-rata di kisaran Rp1,5-2,7 jutaan, tergantung maskapainya. 

Sedangkan rute Jakarta-Pangkal Pinang ada di kisaran Rp800 ribuan hingga Rp2,7 jutaan. Penurunan harga tiket pesawat ini juga tidak lepas dari penurunan harga avtur. 

Mengutip harga avtur dari One Solution Pertamina, Selasa (17/1/2023), harga avtur terbaru untuk periode 1 - 14 Januari 2023 di Bandara Soekarno Hatta (CGK) turun tipis dari periode sebelumnya. Yakni menjadi Rp 15.136 per liter dari harga sebelumnya Rp15.170 per liter, untuk pengisian rute domestik. 

Sementara untuk pengisian rute internasional UScent 88,3 per liter dari UScent 88,5 per liter, pada periode yang sama. Meski mengalami penurunan, Pengamat Penerbangan Arista Atmadjati mengatakan, avtur memang salah satu komponen penentu harga tiket pesawat. 

Tapi dengan berkurangnya jumlah armada pesawat membuat harga tiket belum bisa turun signifikan hingga menyamai tahun 2019 silam. Pasalnya, kata dia, permintaan sedang naik, namun pasokan masih terbatas.

"Harga nggak banyak berubah paling turun juga Rp100-200 ribuan," ungkapnya. Ia juga mengkritisi maskapai yang lambat dalam melakukan penyesuaian harga tiket pesawat ketika harga avtur turun.

"Seperti sengaja di lambat-lambatin maskapai Indonesia, ini nggak fair minyak turun sudah sebulan dua bulan baru koreksi," kritisnya.

Selain itu, ia juga melihat, pertumbuhan industri penerbangan mencapai 15% pada tahun ini melihat dicabutnya aturan PPKM, mendekati tahun politik, hingga pembangunan yang masif di Ibu Kota Nusantara. Sehingga dengan jumlah armada yang beroperasi saat ini sekitar 311 pesawat dari masa sebelum pandemi mencapai 800-900 pesawat, membuat harga tiket pesawat akan sulit turun. 

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, harga tiket pesawat domestik pada awal tahun 2023 mulai menurun. Sandiaga Uno menyebut, turunnya harga tiket penerbangan domestik tersebut seiring dengan menurunnya harga avtur atau bahan bakar pesawat terbang.

"Sebagian besar maskapai penerbangan di Indonesia menerapkan harga tiket yang jauh lebih terjangkau dibanding beberapa bulan sebelumnya, seiring dengan melandainya harga avtur," tulis Sandiaga Uno, di akun Instagramnya @sandiuno, Selasa (17/1/2023).

Dalam unggahan tersebut, Sandiaga Uno merincikan harga tiket pesawat dari dan ke beberapa tujuan wisata domestik di Indonesia, seperti Jakarta-Bali yang semula Rp1.300.000-Rp3.300.000, kini menjadi Rp700.000. Berikutnya, Jakarta-Jogja yang sebelumnya Rp800.000-Rp1.000.000, kini turun menjadi Rp400.000. 

Lalu, ada Jakarta-Surabaya yang semula Rp1.000.000, turun jadi Rp600.000. "Semoga dengan harga yang lebih terjangkau ini, semakin meningkatkan minat wisatawan untuk jalan-jalan di Indonesia saja, sehingga bisa membantu pemulihan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak lagi," harapnya. (tim redaksi)

#hargatiketdomestikturun
#hargaavturturun
#sektorpenerbangan
#aviasi
#armadapesawat
#maskapaipenerbangan

Tidak ada komentar