Breaking News

Hasil Penelitian Ini Ungkap Batas Aman Konsumsi Kopi Harian

Secangkir kopi. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Tiga studi baru-baru ini menemukan, minum kopi setiap hari sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung. Melansir Prevention, Rabu (11/1/2023), menurut peneliti, minum 2-3 cangkir kopi per hari dikaitkan dengan risiko lebih rendah untuk penyakit jantung dan irama jantung yang berbahaya.

Selain itu, minum kopi ternyata dapat juga meningkatkan umur panjang. Data tersebut diambil dari UK BioBank, basis data informasi kesehatan berskala besar yang mencakup lebih dari setengah juta orang selama setidaknya periode 10 tahun.

Tim kemudian membandingkan berapa banyak kopi yang diminum orang, mulai dari satu cangkir hingga lebih dari enam cangkir sehari. Serta hubungannya dengan masalah irama jantung, penyakit kardiovaskular, kematian total, dan terkait jantung.

Penting untuk dicatat, penelitian tidak menyesuaikan faktor makanan yang mungkin juga berperan dalam kesehatan jantung atau jika peserta minum kopi mereka dengan krim atau gula tambahan.

Studi Pertama

Dalam studi pertama, peneliti memeriksa data dari 382.535 peserta tanpa penyakit jantung yang diketahui. Usia rata-rata peserta adalah 57 tahun dan penelitian ini menampilkan jumlah pria dan wanita yang genap.

Penelitian menemukan, dua hingga tiga cangkir kopi sehari dikaitkan dengan manfaat terbesar. Sekitar 10 sampai 15 persen risiko lebih rendah terkena penyakit jantung koroner, gagal jantung, masalah irama jantung, atau kematian karena alasan apa pun.

Mereka yang minum satu cangkir kopi sehari memiliki risiko stroke atau kematian terkait jantung yang paling rendah. 

Studi Kedua 

Studi kedua melibatkan 34.279 orang yang sudah memiliki beberapa bentuk penyakit kardiovaskular. Ini menentukan bahwa mereka yang minum dua hingga tiga cangkir kopi per hari memiliki peluang kematian yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak minum kopi. 

Selain itu, para peneliti menemukan bahwa jumlah kopi apa pun dikaitkan dengan risiko masalah irama jantung yang lebih rendah. Faktanya, dari 24.111 orang dalam penelitian yang memiliki detak jantung tidak teratur, minum kopi menurunkan risiko kematian. 

Studi Ketiga

Dalam studi ketiga, para ilmuwan membandingkan data mereka yang minum kopi instan dengan kopi bubuk dan kopi berkafein dengan tanpa kafein untuk melihat dampaknya pada jantung. 

Sekali lagi, peneliti menemukan dua hingga tiga cangkir kopi adalah sweet spot yang dikaitkan dengan risiko aritmia yang lebih rendah, penyumbatan di arteri jantung, stroke, atau gagal jantung pada kopi bubuk dan kopi instan. 

Kopi tanpa kafein tidak berdampak pada detak jantung tidak teratur tetapi mengurangi penyakit kardiovaskular, dengan pengecualian gagal jantung. 

Namun, terlepas dari manfaat kesehatannya, berlebihan menyantap sesuatu dapat menjadi hal buruk dan ini berlaku untuk kopi. Menurut American Heart Association, Rabu (11/1/2023), menambahkan gula atau minum terlalu banyak kopi dapat meniadakan beberapa manfaatnya.

Terlalu banyak gula tambahan dari krimer dan minuman campuran dapat berdampak negatif bagi kesehatan. Terlalu banyak kafein dapat mengganggu tidur seseorang.

Seperti disiarkan Livestrong belum lama ini, menurut Badan Pangan dan Obat-Obatan Amerika Serikat (FDA), seseorang dapat dengan aman mengonsumsi hingga 400 miligram kafein per hari, yaitu sekitar 4 atau 5 cangkir kopi. 

Kemudian, mengenai manfaat kopi untuk harapan hidup lebih panjang, sebagian besar penelitian tentang kopi merekomendasikan jumlah yang ringan hingga sedang atau dua hingga tiga cangkir per hari, dan minum kopi hitam biasa kemungkinan merupakan pilihan terbaik.

Jika seseorang tidak menyukai kopi hitam biasa, cobalah dengan salah satu merek krimer kopi sehat yang rendah gula tambahan dan lemak jenuh. Umur panjang atau harapan hidup lebih panjang mengacu pada jumlah tahun seseorang hidup, tetapi ini bukan hanya tentang hidup lama tetapi juga tentang hidup baik‌ selama tahun-tahun itu. (tim redaksi)

#manfaatkopi
#studikonsumsikopi
#bataskonsumsikopiharian
#batasamanminumkopi
#konsumsikopi
#minumkopi
#penelitian

Tidak ada komentar