Breaking News

Gelapkan Dana Boeing, Eks Presiden Yayasan ACT Ahyudin Divonis 3,5 Tahun Penjara

Eks Presiden Yayasan ACT Ahyudin saat menjalani sidang vonis, Selasa (24/1/2023). Foto: Antara

WELFARE.id-Majelis hakim memvonis mantan Presiden Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin 3 tahun 6 bulan atau 3,5 penjara terkait kasus penyelewengan dana donasi korban Lion Air JT 610, Selasa (24/1/2023). 

Hukuman tersebut lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan jaksa 4 tahun penjara. Lalu, apa alasa hakim menjatuhkan vonis tersebut?

Hakim menyatakan setidaknya ada tiga hal yang meringankan bagi Ahyudin yang divonis 3,5 tahun penjara. Pertama, Ahyudin dinilai menyesal dan sudah mengakui perbuatan.

Kemudian, Ahyudin dinilai masih mempunyai tanggungan keluarga dan belum pernah dihukum kasus pidana.

"Terdakwa berterus terang dan menyesali perbuatannya," jelas hakim di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel) pada Selasa (24/1/2023).

Adapun hal yang memberatkan dari hukuman Ahyudin yakni perbuatannya menyelewengkan dana donasi disebut sudah meresahkan masyarakat dan terbukti menyalahgunakan dana sosial dari Boeing.

"Perbuatan Terdakwa meresahkan masyarakat luas khususnya penerima manfaat dan ahli waris korban pesawat Boeing," papar hakim juga. "Perbuatan Terdakwa menyalahgunakan dana sosial Boeing penerima manfaat," cetusnya. 

Seperti diketahui, Ahyudin dituntut empat tahun penjara dalam kasus penyelewengan dana hibah korban Lion Air JT 610 senilai Rp117 miliar.

”Mengadili, menyatakan terdakwa Ahyudin terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana serta melakukan, menyuruh melakukan dan turut serta melakukan perbuatan penggelapan dalam jabatan," ujar hakim, Selasa (24/1/2023).

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Ahyudin 3 tahun 6 bulan penjara," katanya.

Majelis hakim PN Jaksel juga memvonis Presiden Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) periode 2019-2022 Ibnu Khajar selama 3 tahun penjara. 

Ibnu Khajar dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan penggelapan dana bantuan sosial untuk keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air Boeing 737 Max 8 nomor penerbangan JT 610.

Putusan terhadap Ibnu Khajar lebih rendah daripada vonis dibandingkan dengan pendiri dan eks presiden ACT Ahyudin yang dijatuhi pidana penjara selama 3,5 tahun. (tim redaksi)


#penggelapan
#danakemanusiaan
#aksicepattanggap
#act
#ibnukhajar
#ahyudin
#presidenyayasanact
#boeing737max8
#lionairjt610

Tidak ada komentar