Breaking News

Disomasi terkait Pencemaran Sungai Cilongok, Ini Kata Dinas LHK Kabupaten Tangerang

Ilustrasi pencemaran sungai oleh industri. Foto: net

WELFARE.id-Usai disomasi oleh organisasi masyarakat terkait pencemaran limbah yang terjadi di sejumlah sungai, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang memberikan jawaban dan penjelasan.

Terutama terkait  Sungai Cilongok, Kecamatan Pasar Kemis yang tercemar hebat oleh limbah pabrik yang ada di daerah tersebut. Jawaban itu dilakukan untuk menjawab keluhan publik atas permasalahan pencemaran sungai di Kabupaten Tangerang.

Sebagaimana diketahui, Lembaga Bantuan Hukum Swastika Advokasi Nusantara (LBH SAN) mengirim somasi terbuka untuk Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Kepala DLHK Kabupaten Tangerang terkait banyaknya aliran sungai di Kabupaten Tangerang yang tercemar limbah berbahaya dari perusahaan atau pabrik, yang dengan sengaja membuang limbah berbahaya ke aliran sungai.

Kepala DLHK Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan bahwa di Kabupaten Tangerang ada sejumlah sungai yang pengelolaan ada pada pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

Dia menjelaskan kalau sungai lintas provinsi merupakan kewenangan pemerintah pusat, sungai lintas kabupaten/kota merupakan kewenangan provinsi dan sungai yang merupakan kewenangan pemerintah kabupaten.

"Sungai Cilongok ini masuk ke Daerah Aliran Sungai (DAS) Cirarab yang merupakan lintas provinsi yang menjadi kewenangan pemerintah pusat," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (20/1/2023).

Dalam hal pencemaran ini, pihaknya juga telah mengirimkan surat ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Provinsi Banten terkait pengelolaan DAS Cirarab guna mengawasi dan mencegah pencemaran makin meluas. 

Masyarakat pun diminta turut berperan aktif dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Diketahui terdapat 124 kegiatan usaha atau industri di wilayah Kecamatan Pasar Kemis, dalam upaya mengurangi pencemaran lingkungan tersebut, pihaknya telah mensosialisasikan dan dengan tegas akan memberikan sanksi administrasi kepada para pelaku usaha yang membuang limbahnya ke aliran sungai.

"Sampai saat ini DLHK Kabupaten Tangerang telah melakukan penegakan hukum sebagai tindak lanjut dari hasil pengawasan, baik itu penerapan sanksi administrasi yang merupakan kewenangan pemda maupun pendampingan penegakan hukum yang dilakukan KLHK maupun oleh kepolisian," tandas Taufik juga. (tim redaksi)

#pencemaransungai
#sungaicilongok
#pasarkemis
#dinaslhktangerang
#somasi
#limbahpabrik
#kementerianlhk

Tidak ada komentar