Breaking News

Diangkut KRI Makassar, PT PLN Kirim 35 Personel dan Genset ke Pulau Karimunjawa

Apel siaga sebelum keberangkatan tim PLN bersama genset yang diangkut KRI Makassar, Kamis 95/1/2023). Foto: PT PLN

WELFARE.id-Pengiriman Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tersendat akibat cuaca buruk ke Pulau Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah, sejak nyaris tiga minggu lalu membuat wilayah itu terancam gelap. 

Pasalnya, tidak ada BBM untuk dipasok ke pembangkit listrik milik PLN di pulau tersebut. Selain itu juga, ketiadaan BBM membuat lalu Lalang kendaraan di pulau itu nyaris lumpuh. Aktivitas warga juga sempat terhenti karena kelangkaan BBM ini. 

Guna menjamin Pulau Karimunjawa tetap terang di tengah cuaca ekstrem, PT PLN (Persero) mengajak kerja sama TNI Angkatan Laut (AL) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah untuk mengirimkan logistik kelistrikan ke pulau tersebut.

Akhirnya, pada Kamis (5/1/2023) tim PLN bersama TNI AL dan Pemprov Jawa Tengah menerjang gelombang tinggi untuk mengirimkan kebutuhan logistik berupa peralatan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan armada kapal perang yakni KRI Makassar.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan upaya kolaborasi ini merupakan respons cepat untuk membantu menerangi Pulau Karimunjawa di tengah kelangkaan BBM akibat cuaca ekstrem. 

Dia juga mengatakan warga Pulau Karimunjawa masih harus berjibaku dengan gelombang pasang yang terjadi di awal tahun ini hingga pengiriman BBM tersendat nyaris tiga minggu ke pulau tersebut. 

Tapi pasokan listrik tetap diupayakan menyala karena sangat penting bagi masyarakat untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari dan aktivitas perekonomian yang dibantuk dengan PT PLN.

Karena itu, dirinya memberikan apresiasi kepada PLN dan seluruh pihak yang ikut membantu dalam penguatan kelistrikan di Pulau Karimunjawa meski harus menerjang cuaca ekstrem.

”PT PLN membawa backup diesel sehingga nanti seandainya terjadi trouble di sana, Insya Allah bisa ditangani oleh kawan-kawan dari PLN. Jadi ini bagian dari cara kita menyelesaikan (masalah) di remote area dengan kondisi cuaca yang seperti ini," ujar Ganjar, Jumat (6/1/2023).

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jateng dan DIY Wahyu Jatmiko mengatakan, dalam ekspedisi kali ini PLN mengirim 35 personel siaga, 2 unit genset dengan kapasitas 50 kiloVolt Ampere (kVA) dan 5 unit genset kapasitas 100 KVA.

Selain itu juga turut dikirimkan 2 unit truk crane, 1 unit kendaraan operasional, dan 10 drum oli untuk pembangkit listrik. Harapannya, tim ekspedisi ini bisa membantu memperkuat kelistrikan Pulau Karimunjawa di tengah cuaca ekstrem yang melanda.

Seperti diketahui, sebelumnya cuaca ekstrem yang melanda wilayah Pantai Utara, Jawa Tengah juga berdampak buruk bagi Pulau Karimunjawa.

Pulau yang menjadi tujuan wisata ini mengalami hujan lebat disertai angin kencang dan ombak laut tinggi yang juga mengganggu kelistrikan di wilayah pulau yang masuk Kabupaten Jepara tersebut. 

Selain itu, adanya ombak laut tinggi juga mempersulit akses transportasi logistik keluar-masuk pulau, sehingga membuat pengiriman BBM untuk pembangkit juga menjadi terganggu. (tim redaksi)


#pulaukarimunjawa
#cuacaekstrem
#kelistrikan
#ptpln
#ekspedisi
#tnial
#krimakassar
#pemprovjawatengah

Tidak ada komentar