Breaking News

Densus 88 Tangkap Empat Terduga Teroris di Jakarta dan Tangerang

Tkp terduga teroris di Jogjakarta (twitter)

WELFARE.id-Empat terduga teroris ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Penangkapan dilakukan di dua wilayah berbeda yakni Jakarta dan Tangerang Selatan. 

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menjelaskan, penangkapan dilakukan pada hari Jumat (20/1/2023). "Telah dilakukan penangkapan terhadap tiga tersangka tindak pidana terorisme," ujarnya dikutip Selasa (24/1/2023). 

Para terduga teroris tersebut adalah AS dari jaringan Negara Islam Indonesia (NII) ditangkap di Jakarta Utara, ARH ditangkap di Jakarta Selatan, dan SN ditangkap di Tangerang Selatan, Banten. "Kedua dan ketiga adalah DPO penangkapan Maret 2021 kelompok ormas yang sudah dibubarkan di Condet, yang berencana melakukan pembuatan bom dan akan digunakan dalam aksi teror, namun berhasil digagalkan pada tahun 2021," tukasnya. 

Adapun diketahui kelompok ormas yang telah dibubarkan tersebut adalah Front Pembela Islam (FPI). Ahmad belum merinci lebih jauh perihal operasi penangkapan terduga teroris tersebut. "Perkembangan nanti di-update kembali," katanya. 

Hingga kini, Densus 88 masih mendalami keterkaitan antara jaringan terduga teroris tersebut.  "Masih didalami oleh penyidik," kata Kabag Banops Densus 88 Antiteror, Kombes Aswin Siregar. 

Kendati demikian, dia menegaskan, aksi terorisme itu dilakukan oleh jaringan teroris. "Pada dasarnya terorisme adalah sebuah aksi yang dilakukan oleh jaringan," tambahnya. 

Selain di Jakarta dan Tangerang, Densus 88 juga mengamankan seorang terduga teroris. Kali ini, penangkapan dilakukan di wilayah Jogjakarta. Ramadhan mengatakan, penangkapan terduga teroris ini dilakukan pada Minggu (22/1/2023) sekitar pukul 06.00 WIB. "Pada hari ini Minggu, 22 Januari 2023 pukul 06.00-09.00 WIB telah dilakukan penangkapan terhadap 1 orang target tindak pidana terorisme berinisial AW (39)," tukasnya. 

Ramadhan menjelaskan, keterlibatan AW merupakan simpatisan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang aktif memposting gambar dan video propaganda ISIS di media sosial. "Serta memposting seruan provokatif untuk melakukan aksi teror," jelasnya. 

Jenderal bintang satu ini menyebut, keinginan AW diketahui ingin melakukan aksi teror dengan menggunakan bahan peledak. "Adanya keinginan melakukan aksi teror dengan menggunakan bahan peledak," pungkasnya. (tim redaksi) 

#teroris
#densus88
#antiteror
#terorisme
#polri

Tidak ada komentar