Breaking News

Cuaca Ekstrem, Dinkes Kota Tangerang Minta Warga Waspadai DBD

Petugas melakukan pengasapan mencegah DBD di Kota Tangerang. Foto: Istimewa

WELFARE.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) meminta masyarakat mewaspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal ini menyusul datangnya musim penghujan. 

Di musim hujan seperti saat ini, diketahui banyak tempat yang menjadi potensi perkembangan nyamuk aedes aegypti yang jadi penyebab DBD. Kondisi ini harus diwaspadai dengan tetap menjaga kesehatan serta kebersihan.

Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni mengungkapkan sampai saat ini ada peningkatan kasus ada sedikit tetapi bukan suatu lonjakan yang signifikan. Namun, kata dr Dini kewaspadaan itu menjadi perhatian pihaknya, lantaran adanya mobilitas orang cukup besar di libur Natal dan Tahun Baru ini, yang ke kampung halaman.

“Ini memang jadi risiko, atau juga ada orang yang mobilitas liburan di daerah-daerah yang menjadi endemi malaria. Penyakit ini sama-sama ditularkan melalui nyamuk. ini perlu diperhatikan khusus, diwaspadai dan dijaga bersama-sama,” terangnya, Rabu (4/1/2023).

Dia menambahkan dengan kondisi cuaca saat ini, masyarakat harus lebih peduli terhadap kesehatan dan kekebalan tubuh. Segera periksakan diri, jika terjadi demam tinggi yang naik turun. Segera tes di layanan kesehatan terdekat,” terangnya juga.  

Ia pun membagikan tips pencegahan DBD yang bisa dilakukan masyarakat Kota Tangerang. Diantaranya, memasang kasa ataupun jaring anti nyamuk di ventilasi, baik pada ventilasi pintu ataupun jendela rumah, agar nyamuk dari luar tidak masuk ke rumah. Kedua, memasang kelambu untuk mencegah nyamuk menyelinap masuk pada senja hari, yaitu ketika nyamuk mulai keluar.

”Ketiga, lindungi diri dengan lotion ataupun krim anti nyamuk, kalau bisa bawa kemana pun pergi. Keempat, rajin menguras bak mandi atau ember penampungan air seminggu sekali, karena dapat menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk, karena nyamuk aedes aegypti bisa bertelur di bak. Kelima, bersihkan seluruh wadah yang menampung air untuk memutus siklus nyamuk seperti dispenser, pot bunga air dan lainnya,” papar dr Dini juga.

Selanjutnya, ujarnya lagi, keenam jangan menumpuk atau menggantung baju terlalu lama, hal tersebut memicu nyamuk sering hinggap karena nyamuk suka aroma tubuh manusia. Ketujuh, menanam tanaman anti nyamuk, seperti lavender, papermint, tapak dara hingga serai wangi.

”Pastikan warga menjaga daya tahan tubuh, supaya tidak mudah sakit, termasuk tidak mudah terkena DBD. Makan teratur dan konsumsi vitamin mineral, misalkan dari sayur-sayuran, buah-buahan ataupun dari suplemen makanan. Selain itu, olahraga teratur misalkan 30 menit sehari, bisa jogging, bersepeda dan juga pastikan istirahat ataupun tidurnya cukup,” tandasnya. (tim redaksi)


#kesehatan
#pemkottangerang
#kotatangerang
#dbd
#demamberdarah deangue
#dinkeskotatangerang
#kebersihanrumah

Tidak ada komentar