Breaking News

Bos KSP Indosurya Divonis Bebas Murni, Jaksa Bakal Ajukan Kasasi dan Laporan ke Jokowi

KSP Indosurya. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan mengajukan permohonan kasasi atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat yang memvonis lepas atau bebas murni Henry Surya dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana Koperasi Simpan Pinjam Indosurya Cipta (KSP Indosurya). 

Koordinator Tim JPU Syahnan Tanjung mengatakan, akan melakukan prosedur hukum berupa kasasi ke Mahkamah Agung (MA) atas putusan ini.

Bukan hanya korban saja, Syahnan selaku tim JPU pun kecewa terhadap putusan lepas terhadap Henry Surya. "Kami akan melakukan prosedur hukum berupa kasasi," tegas Syahnan di PN Jakarta Barat, dikutip Rabu (25/1/2023).

Ia mengatakan, sejak awal, persidangan kasus KSP Indosurya ini tidak berpihak kepada korban dan menganggap usaha JPU telah sia-sia. Padahal, JPU sudah berupaya semaksimal mungkin dengan menuntut Henry Surya dengan hukuman 20 tahun penjara, denda Rp200 miliar subsider kurungan 1 tahun.

Atas putusan Hakim Ketua Syafrudin Ainor yang menyatakan Henry Surya bebas murni dari segala tuntutan itu, Syahnan secara pribadi akan melaporkan kasus ini ke Presiden Joko Widodo. "Saya secara pribadi akan melaporkan persidangan ini ke Presiden. Jika sudah lengkap, akan saya laporkan sore ini. Ini putusan paling aneh dan tidak berpihak pada korban," kritisnya.

Syahnan menganggap, pembuktian dari JPU dalam persidangan tidak dihiraukan oleh Majelis Hakim. Semua bukti yang diajukan di persidangan tidak dipertimbangkan dan dihiraukan, baik dari saksi ahli, dan 62 orang saksi korban, pernah juga 300 orang korban dihadirkan.

"Dari nasabah yang dijanjikan mendapatkan bunga 9%-12% ini mengaku bukan anggota koperasi dan tidak memiliki kartu anggota koperasi," tuturnya. 

Sementara itu, para korban investasi bodong KSP yang turut menghadiri persidangan itu merasa keberatan dengan vonis bebas Henry Surya. Para korban investasi bodong Indosurya sontak berteriak dalam ruang sidang. 

"Nggak adil. Buat apa sidang kalau tidak ada keadilan!” kata salah seorang korban dalam ruang sidang, di Pengadilan Jakarta Barat, Selasa (24/1/2023). Putusan hakim yang memvonis bebas Henry Surya lebih ringan dengan tuntutan yang sempat dilayangkan jaksa penuntut umum.

Dalam sidang sebelumnya, terdakwa Henry Surya dituntut hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp200 miliar dengan subsider 1 tahun penjara. "Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Henry Surya selama 20 tahun penjara,” kata Koordinator Jaksa Penuntut Umum (JPU), Syahnan Tanjung saat di PN Jakarta Barat.

Dalam kasus investasi bodong, KSP Indosurya, Kejaksaan Agung menetapkan dua tersangka yakni Henry Surya dan June Indria. Indosurya diduga melakukan pemungutan dana ilegal dari masyarakat. 

Total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp106 triliun yang dihimpun dari 23.000 orang. (tim redaksi)

#kasuskspindosurya
#dugaanpemungutandanailegal
#kasusdugaanpenipuan
#kasusdugaanpenggelapandana
#terdakwahenrysurya
#terdakwajuneindria
#korbaninvestasikspindosurya

Tidak ada komentar