Breaking News

Banyak yang Pensiun dan Meninggal Dunia, Rejang Lebong Kini Alami Krisis Guru

Guru. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menyebutkan, daerah itu saat ini mengalami krisis guru. Kondisi itu disebabkan banyaknya guru yang pensiun, meninggal dunia, maupun pindah ke tempat lain.

"Sepanjang tahun 2022 ada puluhan guru yang pensiun, tetapi alhamdulillah kita juga menerima kuota guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK sebanyak 141 orang. Sehingga bisa menutupi jumlah guru yang pensiun," kata Kepala Dinas Dikbud Rejang Lebong Rezza Fakhlevie, melansir Antara, Senin (9/1/2023).

Ia menambahkan, jumlah guru yang bertugas di Kabupaten Rejang Lebong saat ini mencapai 3.668 orang dengan rincian, guru ASN sebanyak 1.879 orang, dan 1.789 orang guru berstatus honorer. Jumlah tersebut, tersebar di sekolah negeri dan swasta mulai dari PAUD/TK, SD, dan tingkat SMP tersebar dalam 156 desa/kelurahan di 15 kecamatan.

"Jumlah guru yang berstatus ASN di Kabupaten Rejang Lebong ini terus berkurang akibat banyak yang sudah pensiun, kemudian meninggal dunia serta pindah ke daerah lainnya. Untuk yang mengajukan pindah ke daerah lainnya sudah kita keluarkan moratorium dan tidak bisa," imbuhnya.

Akibat kekurangan guru ini sejumlah sekolah di daerah itu, menurut dia, hanya memiliki satu orang guru ASN, yakni kepala sekolah saja. Sedangkan yang lainnya guru honorer yang dibiayai dengan dana BOS.

Strategi lain yang dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan guru di wilayah itu pihaknya sudah mengajukan usulan kepada pemerintah pusat untuk penerimaan guru melalui seleksi CPNS maupun penambahan guru melalui PPPK. 

Dirinya meminta sekolah-sekolah di Kabupaten Rejang Lebong yang mengalami kekurangan guru agar memberdayakan SDM yang ada di masing-masing sekolah sehingga sementara waktu bisa menutupi kekurangan tenaga pendidik. (tim redaksi)

#rejanglebongkekuranganguru
#kelangkaanguru
#ASN
#guruhonorer
#rejanglebongbengkulu
#SDMpengajar
#guruASN
#tenagapendidik

Tidak ada komentar