Breaking News

2023, Kendaraan Listrik Masuk 10 Program Prioritas Kemenhub

Kendaraan listrik sedang isi daya. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Kementerian Perhubungan akan fokus pada tranformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutam tahun ini. Tak heran, jika percepatan kendaraan listrik masuk dalam 10 program prioritas Kementerian Perhubungan di 2023.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memaparkan, 10 program prioritas itu akan dilakukan bertahap di seluruh wilayah Indonesia. "Prioritas pertama adalah pengembangan konektivitas yang produktif dan mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Rabu (18/1/2023).

Kedua, mendukung dan meningkatkan keselamatan transportasi serta meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan publik. Ketiga, mendukung program peningkatan SDM sektor transportasi melalui penyelenggaraan pendidikan vokasi dan peningkatan kompetensi aparatur.

"Lalu yang keempat, mendukung pemerataan pembangunan nasional, membantu masyarakat ekonomi lemah dan menyentuh daerah terpencil, tertular dan terdepan," sebutnya. Kelima, melaksanakan program-program kegiatan dan mendukung PEN. Keenam, memastikan keberlanjutan program MYC dan pemenuhan PN dan PSN.

Ketujuh, pemenuhan kebutuhan pokok seperti belanja gaji dan operasional secara profesional. Kedelapan, melakukan perencanaan dan pengembangan IKN dan transportasi massal perkotaan seperti di Jabodetabek, Medan, Bandung, Surabaya, Makassar dan Bali.

Kesembilan, mendukung inovasi, digitalisasi layanan perizinan serta mengoptimalkan skema creatif financing. Kemudian yang terakhir, mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan, percepatan pemanfaatan kendaraan listrik dan kendaraan ramah lingkungan.

"Kendaraan listrik menjadi konsen bagi kita dan ini insya Allah bisa kita laksanakan. Bapak presiden selalu memberikan dukungan dan catatan bagi kita untuk melakukan," yakinnya.

Sebelumnya, Menhub Budi mengatakan bahwa Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memiliki pagu tahun anggaran/TA 2023 sebesar Rp31,7 triliun. Anggaran tersebut terdiri dari beberapa komposisi, yaitu automatic adjustment kementerian perhubungan TA 2023 sebanyak Rp1,38 triliun dan automatic adjustment belanja K/L TA 2023 sebesar Rp50,23 triliun. (tim redaksi)

#kendaraanlistrik
#programprioritaskemenhub
#kemenhub
#menhubbudikaryasumadi
#ekonomiberkelanjutan
#keselamatantransportasi
#pemanfaatanenergibaruterbarukan
#EBT

Tidak ada komentar