Breaking News

20 Detik Gempa Tak Berhenti Warga Pesisir Maluku Wajib Evakuasi, BNPB: Potensi Tsunami Selalu Ada


Kerusakan akibat gempa di Maluku, Selasa (10/1/2023). Foto: Istimewa/ Dok.BNPB

WELFARE.id-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan, adanya potensi tsunami di Provinsi Maluku. Hal itu bisa diakibatkan oleh pergerakan subduksi hingga adanya longsoran.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam Disaster Briefing via online mengatakan, Provinsi Maluku yang berupa kepulauan memiliki wilayah laut paling besar di Indonesia. Di sana juga, terdapat Palung Banda, bagian paling dalam di Indonesia hingga 6.000 meter di bawah permukaan laut.

"Ini setelah dari beberapa hasil riset dari para peneliti, juga berpotensi tsunami. Tidak hanya dari pergerakan subduksinya, tetapi juga dari longsoran,” jelasnya, dikutip Rabu (11/1/2023).

Apalagi, menilik sejarah lampau, di Provinsi Maluku secara historis pernah terjadi tsunami yang cukup luar biasa. "Misalkan kalau kita lihat balik ke belakang tahun 1674 itu ada tsunami yang mungkin tercatat paling tinggi di Indonesia hingga saat ini. Ukurannya mungkin antara 90 sampai 112 meter pada saat itu dan cukup mengakibatkan banyak korban,” imbuhnya.

Artinya, lanjutnya, secara historis Maluku dan Maluku Utara adalah daerah dengan frekuensi kejadian tsunami paling tinggi sejarahnya di Indonesia. Namun, menurut dia, hal itu bukan menjadi aspek yang kemudian membuat ketakutan pada masyarakat, tetapi menjadi aspek untuk kesiapsiagaan. 

Saat merasakan gempa di pinggir pantai, jika guncangan itu konstan selama lebih dari 20 detik, diharapkan masyarakat dapat mengevakuasi diri. Sebatas informasi, BNPB melaporkan 92 rumah warga Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, mengalami kerusakan pascagempa magnitudo 7,5, kemarin.

Hingga kini belum ada laporan korban jiwa maupun jumlah warga yang mengungsi pascagempa. BPBD setempat masih melakukan pendataan di lokasi terdampak. 

Sementara itu, 1 warga di Dusun Romnus, Kecamatan Wuarlabobar, Kecamatan Tanimbar Selatan, mengalami luka-luka. (tim redaksi)

#potensitsunami
#palungbanda
#gempabumidimaluku
#gempamaluku
#bpbd
#bnpb
#rumahrusak
#korbanluka

Tidak ada komentar