Breaking News

10 Tahun Berkonflik, Dua Kubu Keraton Solo Akhirnya Damai

Pertemuan Walikota Solo dengan pihak Keraton Solo (ist) 

WELFARE.id-Suasana di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat atau Keraton Surakarta yang sempat memanas pada Jumat, (23/12/2022) akhirnya mereda. 

Pada Selasa, (3/1/2023), Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengundang jamuan makan dua kubu keraton Sinuhun Paku Buwono XIII dengan Lembaga Dewan Adat (LDA) di Rumah Dinas Walikota Solo, Loji Gandrung, Rabu (4/1/2023). 

Adik PB XIII, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Wandansari Koes Moertiyah atau yang akrab disapa Gusti Moeng, saat dimintai konfirmasi membenarkan hal itu. Dalam pertemuan dengan PB XIII itu, Gusti Moeng ditemani cucu dari Pahlawan Nasional Raden Panji Soeroso yang juga masih kerabat Keraton Surakarta, yaitu KRAY Herniatie Sriana Munasari. 

Adapun dari pihak Raja, PB XIII didampingi Sang Ratu, GKR Paku Buwono dan Putra Mahkota Gusti Raden Mas (GRM) Suryo Aryo Mustiko atau Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Purboyo. "Saya bersama Kanjeng Gusti Ayu Hernny bertemu dengan PB XIII yang didampingi Prameswari Dalem Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Paku Buwono. Kami melakukan pertemuan sekitar 1 jam," ujarnya dikutip Kamis (5/1/2023). 

Gusti Moeng mengatakan, suasana pertemuan berlangsung penuh haru dan Sinuhun sempat menitikkan air mata. "Sinuhun nangis tak elus-elus aja. Saya sampaikan 'Mas tidak usah berprasangka buruk sama saya'," tuturnya. 

Gusti Moeng mengaku saat pertemuan dirinya meminta maaf kepada Sinuhun serta melakukan sungkem. Ia juga meminta izin bisa kembali masuk ke dalam Keraton Surakarta untuk bekerja. "Kalau dianggap salah saya nyuwun pangapunten. Dan semua ini harus segera disudahi. Yang utama adalah menjalankan keinginan Sinuhun XII supaya keraton bisa lestari," ujarnya. 

Gusti Moeng mengaku ia juga mengajak kepada pihak Raja PB XIII agar tidak perlu lagi membahas masalah yang sudah terjadi. "Tadi saya ngomong juga, pokoknya tidak usah ngomong soal masalah kemarin lagi," lanjutnya. 

Perwakilan Sinuhun XIII, KP Dani Nur Adiningrat juga membenarkan pertemuan kakak-beradik itu. "Bahasanya bukan mediasi, tapi Gusti Moeng sowan ke Sinuhun (PB XIII). Mungkin untuk beliau menyampaikan banyak hal, apa yang terjadi miskomunikasi selama ini, dan mengaturkan persepsi dan sebagainya,” kata Kanjeng Dani. 

Menyoal pertemuan yang disebut-sebut dengan perdamaian oleh kubu LDA, Kanjeng Dani kembali menegaskan bahwa pihaknya tetap memegang teguh pada perjanjian damai tahun 2017. Kanjeng Dani menegaskan bahwa pertemuan ini hanyalah pertemuan antara kakak dan adik. 

Mereka sudah bersepakat bersatu dan menyarankan agar tim revitalisasi Keraton segera dibentuk. "Tadi disampaikan beberapa keinginan dari bapak Wali Kota (Solo-Red) Gibran untuk pembenahan kawasan keraton Solo dan ini pastinya bersinergi dengan Keraton Solo. Oleh sebab itu kami tadi mengusulkan secepatnya dibentuk tim kecil untuk menyiapkan apa saja yang nanti akan direvitalisasi," kata Gusti Moeng. 

Sementara itu, Gibran mengungkapkan rencana revitalisasi Keraton Surakarta akan lebih mudah dilakukan jika tidak ada lagi konflik di dalamnya. "Saya yakin suasana adem kayak gini, investor itu mau (ikut terlibat dalam revitalisasi)," ujar Gibran 

Kendati demikian, Gibran belum bisa memastikan apakah revitalisasi dapat dilakukan pada tahun ini.  "(Untuk tahun ini) APBD sudah diketok, APBN sudah dikunci, CSR sudah saya kunci. (Pihak Keraton) bisa menerima karena mekanisme anggaran kan seperti itu. Tapi yang namanya orang mau bantu itu banyak, ditunggu saja," katanya. 

Gusti Moeng sendiri berharap agar revitalisasi dapat dilakukan secepatnya. "(Kalau bisa) Minggu ini, bangunan kan sudah ada," katanya. 

Mengenai desain, lanjutnya, akan menyinkronkan dengan yang ada. Ia juga meminta Pemkot Surakarta segera membentuk tim kecil untuk menyiapkan apa saja yang perlu direvitalisasi. "Kalau bisa (isi tim kecil) putra-putri Sinuwun (PB) XII dan XIII. Siapa bisa kerja apa. Sinuwun memang pimpinannya, dawuh-nya (perintah) harus sinkron, kalau nggak pas ya kami sinkronkan," katanya. 

Ia mengatakan untuk revitalisasi prioritas pertama yang ada di dalam keraton, salah satunya bangunan Songgo Buwono. Ia berharap niatan untuk revitalisasi tersebut dapat segera terlaksana. (tim redaksi) 

#keratonsolo
#konflikkeratonsolo
#konflikkeratonsolomereda
#walikotasolo
#gibranrakabumingraka
#revitalisasikeratonsolo

Tidak ada komentar