Breaking News

Skandal Dua Iklan di Media Sosial, Direktur Kreatif dan dan CEO Balenciaga Minta Maaf

Seorang warga melintas di iklan besar rumah mode asal Prancis Balenciaga di AS. Foto: Mike Kemp/In Pictures via Getty Images

WELFARE.id-Akibat kontroversi kampanye iklan dua produknya di media sosial (medsos) sejak akhir November 2022 lalu, akhirnya direktur kreatif dan chief executive officer (CEO) Balenciaga meminta maaf.

Pasalnya, kampanye iklan rumah mode terkenal asal Prancis itu disebut menampilkan foto yang tidak pantas karena melibatkan anak-anak yang berlatar belakang BDSM.

Kritik atas kampanye itu juga telah membuat bintang reality show Kim Kardashian meninjau hubungannya dengan label ternama tersebut. Merespons isu yang semakin ramai, direktur kreatif Balenciaga pun mengunggah pernyataan resminya lewat Instagram.

"Saya secara pribadi ingin meminta maaf atas kesalahan pemilihan konsep artistik untuk kampanye pemberian hadiah melibatkan anak-anak," terang Direktur Kreatif Balenciaga Demna Gvasalia, dalam pesan yang diunggah di Instagram, dilansir Indian Express, Minggu (4/12/2022).

Secara terpisah, label fashion mewah itu juga mengeluarkan pernyataan yang ditandatangani oleh CEO Cedric Charbit. Pernyataan tersebut menguraikan proses internal baru, termasuk memberi nama "papan gambar" untuk mengevaluasi konten. 

Untuk diketahui, Balenciaga menarik perhatian dalam beberapa pekan terakhir melalui dua kampanye terpisah yang diunggah secara online. 

Satu bulan lalu, label mengiklankan koleksi hadiah yang menampilkan tas tangan berbentuk boneka beruang BDSM (bondage, dominance, sadism, dan masochism) dengan tali kekang yang dipegang oleh seorang anak. 

Istilah BDSM diasosiasikan dengan praktik hubungan seksual yang sadis dan mendapatkan kritikan dari para netizen.

Kampanye kedua Balenciaga yang terpisah untuk koleksi musim semi 2023, iklan label bermerek itu bertempat di sebuah kantor, memuat makalah yang menampilkan teks dari keputusan Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat (AS) tahun 2008 terkait dengan pornografi anak. 

Dalam sebuah pernyataan pada awal pekan ini, Balenciaga meminta maaf dan mengatakan bahwa penyelidikan terhadap kampanye iklan sedang dilakukan.

Mereka beralasan tampilan teks hukum tentang pornografi anak adalah alat peraga dari pihak ketiga. Mereka mengatakan telah mengajukan keluhan terhadap penyertaan dokumen yang tidak disetujui itu. 

Dalam pernyataannya, CEO Charbit mengatakan label telah memutuskan untuk tidak melanjutkan litigasi.
"Saya ingin secara pribadi mengulangi permintaan maaf saya yang tulus atas pelanggaran yang ramai dibicarakan dan saya akan bertanggung jawab," ujar Charbit dalam keterangan. (tim redaksi)

#balenciaga
#rumahmodeprancis
#iklankontroversial
#bdsm
#uupornografianak
#permintaanmaaf

Tidak ada komentar