Breaking News

Masih Rusak Parah Terkena Abu Semeru, Jembatan Penghubung Lumajang-Malang Masih Ditutup untuk Umum

Jembatan gantung Gladak Perak yang hancur terkena abu erupsi Gunung Semeru. Foto: Istimewa/ Antara

WELFARE.id-Erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan di sepanjang jalur. Termasuk rumah warga dan beberapa infrastruktur desa. 

Salah satu yang cukup parah terkena erupsi abu Semeru adalah jembatan gantung Gladak Perak. Pasalnya, jembatan tersebut adalah penghubung dua kecamata di Kabupaten Lumajang menuju Malang, Jawa Timur.

Hingga kemarin, jembatan ini masih tertutup untuk umum, karena masih ditutup pascaerupsi Gunung Semeru yang disertai awan panas guguran. "Untuk jembatan gantung Gladak Perak masih belum memungkinkan untuk dijadikan jalur umum karena masih ada bekas longsoran dan jalan bebatuan yang mengkhawatirkan pengguna jalan," kata Bupati Lumajang Thoriqul Haq, dikutip Kamis (8/12/2022).

Jembatan gantung Gladak Perak tersebut terdampak awan panas guguran Gunung Semeru pada 4 Desember 2022. Sehingga masih ada material vulkanik dan harus dibersihkan lebih dulu sebelum dibuka untuk umum.

Kendati demikian, lanjut dia, jembatan gantung tersebut bisa digunakan hanya untuk keadaan darurat saja. Penggunaannya pun harus mendapatkan kawalan dari petugas untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sedangkan untuk progres pembangunan jembatan Gladak Perak sudah mencapai 95 persen, namun karena ada bencana awan panas guguran kembali maka kemungkinan penyelesaiannya agak molor. 
Sementara, untuk akses menuju Pronojiwo lewat Curah Kobokan juga belum dapat diakses karena Dusun Kajar Kuning menjadi daerah paling parah terdampak awan panas guguran Gunung Semeru.

"Untuk arah Curah Kobokan, sedang dibuatkan jalur dan saat ini beberapa alat berat sudah berada di Kajar Kuning untuk bisa membuka akses jalan dan bisa digunakan kembali sebagai jalur alternatif ke Pronojiwo," ujarnya. 

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga mengimbau masyarakat Lumajang yang menuju ke Kabupaten Malang untuk memutar lewat Kabupaten Probolinggo karena akses jembatan masih terdampak awan panas guguran Semeru.

"Masyarakat Lumajang dan masyarakat Malang termasuk warga di Kecamatan Pronojiwo yang akan ke Lumajang, sementara lewat Probolinggo sampai kondisi aman dan memungkinkan untuk bisa dilewati," imbaunya. (tim redaksi)

#erupsigunungsemeru
#guguranawanpanas
#gunungsemeru
#lumajangjawatimur
#jembatangantunggladakperak
#jembatanpenghubunglumajangmalangrusak

Tidak ada komentar