Breaking News

Ismail Bolong Diperiksa Bareskrim, Polri Ajukan Pencekalan ke Luar Negeri

Ilustrasi (net) 

WELFARE.id-Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri memastikan, Ismail Bolong telah memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa hari ini, Selasa (6/12/2022). 

Direktur Tindak Pidana Tertentu(Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Pipit Rismanto mengatakan, saat ini Ismail Bolong tengah diperiksa secara intensif oleh penyidik Polri. “Iya betul (Ismail datang), sedang dalam pemeriksaan,” ujarnya. 

Sebelumnya, Ismail Bolong rencananya dipanggil Bareskrim Polri guna diselidiki terkait kasus dugaan tambang ilegal di Kalimantan Timur. Ismail diketahui sudah dipanggil selama dua kali sebelum dirinya datang pada hari ini. 

Mabes Polri juga telah melayangkan permintaan pencegahan untuk berpergian keluar negeri kepada Ismail Bolong. Hal tersebut dibenarkan oleh Direktorat Jenderal Keimigrasian. 

Kepala Subbagian Humas Dirjen Imigrasi, Ahmad Nursaleh, mengkonfirmasi adanya permintaan dari Mabes Polri tersebut. Ia berkata permintaan pencekalan tersebut berlaku sejak 3 Desember 2022. "Pencegahan tersebut atas usulan Polri dalam keadaan mendesak," katanya. 

Masa pencekalan tersebut efektif berlaku dari tanggal 3 Desember sampai dengan 22 Desember 2022. "Masa pencekalan Ismail Bolong tersebut berlangsung 16 hari," tandasnya. 

Ismail Bolong menjadi viral usai video terkait dugaan kasus setoran tambang ilegal di Kalimantan Timur ke Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto beredar di dunia maya. 

Ismail Bolong merupakan mantan anggota kepolisian yang bertugas di Polda Kalimantan Timur. Ia menjadi viral sejak video pengakuan mengenai aktivitas bisnis pertambangan ilegal yang ia jalankan beredar di internet. Dalam video tersebut, Ismail mengaku menyetor uang bulanan kepada Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto, sebesar Rp2 miliar tiap bulannya. 

Belakangan diketahui video pengakuan Ismail tersebut merupakan video hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Divisi Propam Polri yang dilakukan oleh eks Karopaminal Polri, Hendra Kurniawan. Dari rangkaian pemeriksaan tersebut, menghasilkan laporan hasil pemeriksaan Divisi Propam yang ditandatangani oleh Kadiv Propam waktu itu, Ferdy Sambo. 

Sambo pernah mengaku dirinya pernah memeriksa Ismail Bolong dan Agus Andrianto mengenai persoalan tambang tersebut. Namun, Agus Andrianto membantah pernah diperiksa oleh Ferdy Sambo mengenai masalah tambang. "Seingat saya belum pernah diperiksa. Keluarkan saja Berita Acara-nya,” kata Agus Andrianto pada Selasa, (29/11/2022). (tim redaksi) 

#ismailbolong
#ismailbolongdiperiksabareskrim
#bareskrim
#ismailbolongdicekal
#imigrasi
#tambangilegal

Tidak ada komentar