Breaking News

Hilang Kontak dan Ditemukan Meninggal di Basement Hotel Bidakara, Berikut Fakta-Fakta Kematian Ferry Mursyidan Baldan

Ferry Mursyidan Baldan. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ferry Mursyidan Baldan tutup usia, Jumat (2/12/2022). Ia dilaporkan ditemukan meninggal dunia di basement Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

Berikut fakta dan kronologi kematian Ferry Mursyidan Baldan:

1. Ditemukan di basement Hotel Bidakara

Kronologi awal didapat dari informasi yang mengatakan, bagaimana polisi mendapat laporan tentang mobil yang terparkir sejak Kamis. "Iya di dalam mobil. Bhabin kan terima info dari pihak Bidakara kalau ini mobil kok dari kemarin enggak bergerak posisinya," kata Kapolsek Tebet Kompol Chitya Intania.

"Ternyata ditemukan ada orang terlihat seperti tertidur, kemudian digedor tidak ada respons. Diambillah langkah dibuka, ternyata ditemukan sudah meninggal dunia," jelasnya.

2. Sempat hilang kontak dengan keluarga

Ketua RT 1 RW 3 Jalan Anggrek Cendrawasih IX No 24, Kemanggisan, Taufan (59) mengatakan, Ferry sempat tak ada kabar sebelum ditemukan meninggal dunia. Hingga akhirnya ditemukan tak bernyawa dalam mobilnya.

"Kemarin ada acara di Hotel Bidakara. Sore malam telepon (istri) nggak aktif, kok nggak ada kabarnya. Sampai tadi setelah Jumatan dapat kabar dari Bidakara, Pak Ferry itu ditemukan di basement dalam mobilnya," ungkapnya.

Taufan mengenang Ferry sebagai teman masa kecilnya dan hampir setiap hari ngobrol bersama. Ferry terkenal baik dan tidak pernah pilih-pilih teman, bahkan saat menjabat menteri.

"Pertemanannya baik, sama teman sebayanya juga baik, sampai sekarang ini baik semua. Justru jadi menteri juga dia nggak ada pilih kasih sama kami, sebelum menteri sesudah menteri, walaupun jadi menteri sama baiknya," ucapnya.

3. Riwayat sakit diabetes

Taufan mengungkapkan, informasi dari istri almarhum menyebut Ferry memiliki riwayat penyakit diabetes. "Kalau itu tadi istrinya bilang ada diabetes," paparnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan juga mengatakan Ferry Mursyidan Baldan diduga meninggal dunia karena sakit. "Menurut keterangan saksi, korban ada riwayat penyakit hipertensi, gula, dan diabetes," katanya, Jumat (2/12/2022).

4. Tak ada tanda kekerasan

Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan di tubuh Ferry. Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi.

"Tidak ada sama sekali (tanda-tanda kekerasan). Pihak keluarga tidak kehendaki dilakukan autopsi. Jadi memang karena sakit tertentu, tapi yang jelas bukan tanda-tanda kekerasan atau tindak pidana," ucap Zulpan. (tim redaksi)

#mendiangferrymursyidanbaldan
#meninggaldunia
#autopsi
#basementhotelbidakara
#diabetes
#tidakadatandakekerasan

Tidak ada komentar