Breaking News

Emiten Mulai Bagi-Bagi Cuan Dividen Akhir Tahun, Siapa Paling Besar?

Situasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Sejumlah emiten anggota indeks IDX High Dividend 20 telah mengumumkan pembagian dividen interim tahun buku 2022. Sejauh ini, terdapat lima emiten yakni PT Astra International Tbk. (ASII) sebesar Rp88 per saham, PT United Tractors Tbk. (UNTR) sebesar Rp818 per saham, dan PT Indo Tambangraya Tbk. (ITMG) sebesar Rp4.128 per saham yang sudah mengumumkan pembagian dividen akhir tahun.

Baru-baru ini, PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) juga menetapkan dividen interim sebesar Rp69 per saham atau total Rp2,63 triliun. Selain itu, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) bersiap untuk membagikan dividen interim tunai sebesar Rp35 per saham untuk tahun buku 2022 atau mencapai total senilai Rp4,31 triliun. 

Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani mengatakan, kinerja indeks ini masih berpeluang tumbuh dan mencatat return positif pada tahun depan, di tengah kondisi ekonomi yang masih kuat. "Ada beberapa saham di indeks ini yang menarik untuk dibeli saat ini. Terutama di sektor perbankan saya merekomendasi BBCA, BMRI, BBRI,” jelasnya, dikutip Selasa (6/12/2022).

Ia mencatat, ketiga saham perbankan berkapitalisasi besar itu mengalami pertumbuhan laba bersih yang cukup tinggi dibandingkan dengan tahun lalu. Di sisi lain, ketiga saham perbankan itu mengalami penurunan persentase restrukturisasi kredit sejak awal COVID-19. 

Ia merekomendasikan beli untuk saham BBCA dengan target harga Rp9.150 dan support Rp8.525, kemudian untuk BMRI direkomendasikan beli dengan target harga Rp11.125 dan level support Rp9.900. "Untuk BBRI saya merekomendasi beli dengan target harga Rp5.060 dan support Rp4.500,” sarannya. 

Di luar saham perbankan, Arjun berpandangan saham ADRO di sektor energi dan ASII di industri bisa menjadi pilihan. Ia memperkirakan performa sektor tambang batu bara masih positif, seiring dengan prospek permintaan dari Tiongkok dan memasuki musim dingin. 

Ia menyematkan rekomendasi beli untuk saham ADRO dan ASII, dengan target harga masing-masing di level Rp3.800 dan Rp7.375. ITMG dan ADRO menjadi salah satu incaran investor karena memberikan dividen yang cukup besar dalam beberapa tahun terakhir. 

Performa laba kedua emiten tersebut tercatat meningkat cukup signifikan seiring dengan tingginya harga komoditas. Melansir berbagai sumber, Selasa (6/12/2022) terdapat beberapa emiten yang juga telah bersiap mengucurkan dividen kepada pemegang saham:

1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

BCA membagikan dividen interim tunai sebesar Rp35 per saham untuk tahun buku 2022. Sehingga total dividen interim tunai yang akan dibayarkan adalah sebesar Rp4,31 triliun atau meningkat 40% dibandingkan dividen interim tahun buku 2021.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, meskipun terdapat tantangan berupa ketidakpastian kondisi ekonomi global, perusaahan melihat bahwa perbaikan ekonomi domestik terus berlanjut. Hal itu tercermin dari pertumbuhan kredit, dana pihak ketiga, dan aktivitas transaksi perbankan digital.

"Likuiditas dan permodalan perseroan juga terjaga pada level yang memadai," ungkapnya.

2. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

Emiten di sektor konsumer ini akan membagikan dividen interim kepada para pemegang saham untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2022 sebesar Rp69 per saham atau setara Rp2,63 triliun. Dividen tersebut diambil dari laba bersih sepanjang semester pertama 2022 yang mencapai Rp3,4 triliun.

Adapun jadwal cum dividen untuk perdagangan di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 29 November 2022 dan ex dividen untuk perdagangan di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 30 November 2022. Sementara itu, jadwal batas akhir pencantuman dalam daftar pemegang saham (recording date) pada 1 Desember 2022 dan pelaksanaan pembayaran dividen interim pada 15 Desember 2022.

3. PT Avia Avian Tbk (AVIA)

Perusaahan cat milik Hermanto Tanoko ini membagikan dividen interim kepada para pemegang sahamnya sebesar Rp619,53 miliar. Jadwal pembagian dividen dimulai tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 28 November 2022 dan tanggal ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 29 November 2022. 

Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 30 November 2022 dengan jadwal pembayaran dividen pada 6 Desember 2022.

4. PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO)

Perusahaan produsen alat rumah tangga, akan membagikan dividen interim tahun buku 2022 sebesar Rp103,2 miliar dengan tanggal pembagian pada 12 Desember 2022. Bagi hasil untung tersebut seiring dengan kinerja laba bersih tahun berjalan sebesar Rp225,99 miliar atau per 30 September 2022.

Berdasarkan jadwalnya, cum dividen perdagangan di pasar reguler dan negosiasi pada 29 November 2022 dilanjut ex dividen perdagangan di pasar reguler dan negosiasi pada 30 November 2022. Adapun, tanggal pencatatan terakhir dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) atau recording date pada 1 Desember 2022. 

Terakhir, pelaksanaan pembayaran dividen interim tunai pada 12 Desember 2022.

5. PT Pembagunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI)

Emiten properti tersebut akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2022 sebesar Rp4,88 miliar sebesar Rp10 per saham. Jadwal pembagian dividen PGLI yaitu cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 29 November 2022, sedangkan ex dividen pada 30 November 2022. 

Sementara itu, recording date yang berhak atas dividen pada 1 Desember 2022 dan pembayaran Dividen pada 21 Desember 2022. (tim redaksi)

#pembagiandividenakhirtahun
#emitencuan
#emitenperbankan
#emitenpertambangan
#hargakomoditas
#bbca
#astra
#unilever
#BEI

Tidak ada komentar