Breaking News

Buruh Tewas Tergiling di Pabrik Gula di Lampung

Tkp buruh tergiling mesin penggiling tebu (ist) 

WELFARE.id - Seorang buruh harian lepas pabrik gula PTPN VII Bunga Mayang, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara, Lampung dilaporkan tewas. Sobari, 40, warga Dusun IV Desa Sukadana Udik, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara meregang nyawa akibat tergiling mesin penggilingan tebu, Senin (5/12/2022). 

Korban ditemukan terjepit mesin penggilingan tebu ketika seorang operator meja tebu bernama Hendra, 40, mendengar teriakan. Ketika dicari sumber suara teriakan, korban ditemukan terjepit di mesin penggilingan tebu. 

Melihat itu, Hendra langsung berlari mencari bantuan dan meminta operator lain mematikan mesin penggilingan tebu tersebut. 

Setalah mesin meja tebu dimatikan, Hendra bersama pekerja pabrik lainnya melepas dan memotong rantai conveyor. Setelah rantai conveyor dipotong, korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke klinik Pratama PTPN VII Bunga Mayang. 

Meski sempat mendapatkan pertolongan pertama dari petugas medis, sayang nyawa korban tak dapat ditolong. Asisten Kepala SDM dan Umum PTPN VII Bunga Mayang Ervan Kurniawan menjelaskan, jenazah Sobari langsung dikebumikan. 

Ervan mengatakan, korban merupakan pekerja borongan di bawah naungan pihak ketiga (vendor) dari PT Swadarma Utama Prima (SUP). Meski demikian pihak PTPN VII Bunga Mayang tetap memberikan santunan sebagai bentuk rasa kepedulian dari pihak perusahaan milik negara itu kepada korban. 

“Almarhum sebenarnya bekerja di bawah naungan pihak vendor. Pihak ketiga yang semestinya memiliki andil untuk bertanggung jawab kepada korban dan adalah murni kecelakaan kerja. Tapi, kami dari pihak PTPN VII Bunga Mayang tetap memberikan kepedulian kepada almarhum dan keluarganya,” ungkapnya dikutip Rabu (7/12/2022). 

Ervan mengungkapkan, setelah peristiwa kecelakaan kerja tersebut, pihaknya menghentikan sementara produksi giling tebu sampai batas waktu yang belum ditentukan. “Bentuk rasa duka dan belasungkawa kami juga menghentikan sementara produksi giling tebu di perusahaan ini,” imbuhnya. 

Mengetahui adanya kecelakaan kerja, Polisi pun turun tangan. Kasat Reskirm Polres Lampung Utara AKP Eko Rendi Oktama mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Kami telah lakukan olah TKP. Masih dalam tahap penyelidikan," tandasnya. 

Dia menambahkan, dari hasil penyelidikan dan olah TKP, nantinya akan diketahui penyebab pasti korban tewas. "Apakah murni kecelakaan kerja atau ada unsur lain masih diselidiki," pungkasnya. (tim redaksi) 

#kecelakaankerja
#pabrikgula
#buruhtergiling
#buruhtergikingmesinpenggilingtebu
#lampung
#polreslampungutara

Tidak ada komentar