Breaking News

Waduh! Penurunan Permukaan Tanah Kian Masif, 8 Daerah Ini Terancam Tenggelam

Banjir rob di Jakarta. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Perubahan iklim membuat cuaca tak menentu. Sehingga mempengaruhi siklus kehidupan manusia. Hujan deras menyebabkan banjir. Musim panas berkepanjangan memicu kekeringan di berbagai daerah.

Bahkan, ada beberapa kota di Indonesia yang kabarnya bisa tenggelam karena naiknya permukaan laut. Khususnya kota-kota pesisir yang kerap mengalami banjir rob sehingga membuat gelombang pasang air laut meningkat. 

Berdasarkan dari data patok BM (Benchmark) yang dipasang di sejumlah tempat oleh Badan Geologi, menunjukkan fakta adanya penurunan tanah. Di setiap daerah yang terpasang patok ukur ini memang berbeda-beda hasilnya. 

Patok BM ini dipasang untuk mendeteksi terjadinya penurunan tanah. Lantas, daerah mana saja yang diprediksi bakal tenggelam?

1. Jakarta

Jakarta dikabarkan telah mengalami penurunan tanah 6,7 inci per tahunnya akibat pemompaan air tanah secara berlebihan. Hal ini membuat tekanan dan volume tanah semakin rendah. 

Bahkan, diperkirakan Jakarta bakal tenggelam pada 2050 mendatang. Itu sebabnya, pemerintah sedang mencanangkan perpindahan ibu kota ke Kalimantan. Langkah ini membutuhkan waktu setidaknya 10 tahun dengan biaya besar. 

2. Banten

Berikutnya adalah bagian utara Banten yang juga diprediksi akan tenggelam. Ketika Jakarta menghadapi banjir rob, Banten akan berurusan dengan abrasi yang parah, sehingga permukaan daratan semakin tergerus air laut.

Menurut laporan Climate Central, Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang akan terancam tenggelam pada 2030.

3. Kabupaten Bekasi

Climate Central juga memperkirakan Kabupaten Bekasi tenggelam pada 2030. Khususnya Kecamatan Tarumajaya serta Kecamatan Muaragembong, Bekasi.

Ancaman itu terjadi pada pesisir di Kabupaten Bekasi yang berdampak buruk pada fasilitas publik.

4. Karawang

Kota Karawang juga diprediksi tenggelam pada 2030. Menurut Climate Central, ada 7 kecamatan di kawasan pesisir Karawang yang bakal tenggelam selama 8 tahun ke depan.

Seperti kawasan pesisir yang berada di Kecamatan Pakisjaya, Kecamatan Batujaya, Kecamatan Tirtajaya dan Kecamatan Cibuaya. Lalu di Kecamatan Pedes, Kecamatan Cilamaya Kulon dan Cilamaya Wetan yang berbatasan dengan Kabupaten Subang.

5. Subang

Ancaman wilayah yang akan tenggelam pada 2030 berdasarkan laporan Climate Central juga akan terjadi di Kabupaten Subang. Beberapa wilayah di pesisir yang terkena imbas yaitu Kecamatan Cilamaya Girang, Blanakan, Sukasari, Legonkulon, Pamanukan, Pusakanagara, hingga Patimban.

Pemerintah pun sepertinya harus waspada karena ancaman di Kabupaten Subang juga bakal berdampak kepada keberadaan Pelabuhan Patimbang. Sebagaimana diketahui, pelabuhan itu telah diresmikan Presiden Joko Widodo dan diproyeksikan menjadi pelabuhan terbesar pesaing Tanjung Priuk.

6. Indramayu

Di Kabupaten Indramayu, ancaman wilayah pesisir yang akan tenggelam terjadi di Kecamatan Sukra, Patrol, Indramayu, Kandanghaur, Losarang dan Kecamatan Cantigi. Kemudian Kecamatan Pasekan, Balongan, Juntinyuat, Karangampel, hingga ke Kecamatan Krangkeng yang berbatasan dengan Cirebon.

Berdasarkan peta sebaran Climate Central, ancaman wilayah pesisir Pantura Jabar ini juga sudah mengepung kawasan Alun-Alun Indramayu. Meski tak masuk dalam daftar wilayah berisiko, namun wilayah di sekelilingnya bakal terancam tenggelam pada 2030.

7. Cirebon

Wilayah di pesisir Pantura Jabar terakhir yang terancam tenggelam pada 2030 yaitu di Cirebon. Peta sebaran wilayah yang bakal terkena imbas terdiri dari Kecamatan Kapetakan, Gunungjati, Mundu, Astanajapura, Pangenan, Gebang hingga ke Kecamatan Losari yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah.

8. Pekalongan

Sejumlah peneliti memprediksi 90 persen wilayah di Kota Pekalongan akan tenggelam. Selama ini sudah terjadi penurunan permukaan tanah di kawasan pesisir utara Jawa itu.

Bukan tidak beralasan, Kota Pekalongan dengan luas 46,42 km persegi ini berada di atas tanah dengan kondisi geomorfologi alluvial (endapan) muda. Secara alami, tanah endapan muda memang rentan mengalami penurunan.

Apalagi wilayah Kota Pekalongan juga merupakan wilayah datar. Kondisi akan diperparah oleh perubahan iklim dan perilaku manusia. (tim redaksi)

#badangeologi
#penurunanmukatanah
#perubahaniklim
#ancamantenggelam
#wilayahpesisir
#banjirrob
#perilakumanusia

Tidak ada komentar