Breaking News

Viral, Gaji Pegawai Waroeng SS Penerima BSU Dipotong, Menaker Janji Selidiki

Salah satu cabang Warung SS (net) 

WELFARE.id-Baru-baru ini viral di media sosial soal laporan yang menyebut mengenai kebijakan tak wajar yang diberlakukan oleh Waroeng Spesial Sambal (SS). Manajemen Waroeng SS disebut memotong gaji karyawannya yang menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari pemerintah. Nominal gaji yang dipotong kabarnya mencapai Rp300 ribu per orang. 

Kabar ini pertama kali diungkap ke publik oleh akun dengan nama @prahoro_, namun setelah viral, cuitan tersebut mendadak menghilang karena sudah dihapus. 

Tak lama, pihak manajemen Waroeng SS memberikan penjelasan jika keputusan pemotongan gaji diberlakukan berdasarkan prinsip keadilan. Menurut manajemen restoran, keputusan pemotongan gaji dilakukan lantaran pemberian BSU tidak tepat sasaran. 
Disebutkan bahwa seharusnya BSU diberikan kepada karyawan dengan penghasilan di bawah Rp3.5 juta per bulan, tetapi ada supervisor yang mendapat gaji Rp6 juta hingga manajer Rp15 juta yang mendapat BSU. 

Akibatnya, dalam surat pemberitahuan yang dikeluarkan manajemen Waroeng SS pada karyawannya, disebutkan bahwa karyawan yang mendapat BSU akan mengalami pemotongan gaji selama dua bulan, yakni di bulan November dan Desember, masing-masing sebesar Rp300 ribu. 

Yang semakin menarik perhatian warganet, dalam surat edaran tersebut dituliskan jika ada karyawan yang keberatan maka dipersilahkan untuk menandatangani surat pengunduran diri atau resign. 

Ramainya kejadian ini pun mendapat perhatian dari pihak Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah. Ida mengaku pihaknya sudah melakukan tindak lanjut mengenai kejadian tersebut. "Harusnya (sudah) ya. Ini sudah kita tindaklanjuti," ujarnya, dikutip Selasa (1/11/2022). 

Dia akan memerintahkan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker Indah Anggoro Putri mendalami kasus tersebut. "Nanti akan kami pelajari ya, saya minta Dirjen PHI untuk mempelajari," lanjutnya. 

Sekertaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker) untuk menjalin komunikasi dengan manajemen Waroeng SS. "Kita ingin mendalami dari persoalan tersebut sehingga kita harapkan tentunya kita juga akan ada solusi kenapa dia melakukan seperti itu," tandasnya. 

Menurut Anwar, BSU murni milik pekerja. Penerimanya pun sudah sesuai dengan persyaratan yang diatur oleh pemerintah. Kemnaker, kata dia, betul-betul akan menaruh perhatian pada masalah yang sudah viral di media sosial ini. "Karena yang namanya BSU kan clear diberikan kepada pekerja yang memenuhi persyaratan-persyaratan penerima BSU. Jadi tunggu ya, mudah-mudahan kita bisa ada solusi terbaik menyangkut masalah di Waroeng SS," pungkasnya. (tim redaksi) 

#viral
#waroengss
#menaker
#kemnaker
#bsu
#gajipenerimabsudipotong

Tidak ada komentar