Breaking News

TPF "Endus" Dugaan Kejahatan Sistematis dalam Kasus Gagal Ginjal Anak, Kombinasi Faktor Kesengajaan dan Kelalaian Pengawasan

Anak di rumah sakit. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Tim Pencari Fakta (TPF) kasus gagal ginjal akut menemukan, timbulnya penyakit tersebut merupakan kejahatan yang dilakukan secara sistematis. Alasannya, penyakit gagal ginjal akut terjadi karena adanya dugaan faktor kesengajaan yang dilakukan oleh produsen obat.

Ditambah lagi, diduga ada unsur kelalaian terhadap pengawasan peredaran obat-obatan. Hal itu ditegaskan Ketua TPF sekaligus Wakil Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) M Mufti Mubarok.

Maka itu, TPF akan mengusut tuntas kasus tersebut. Ia juga mendorong para pihak terkait untuk bertanggung jawab terhadap para korban.

Adapun hingga 6 November 2022, pemerintah mencatat ada 324 kasus gagal ginjal akut di Indonesia yang tersebar di 28 provinsi. Jumlah kematian 195 orang atau 60 persen kasus.

Sementara itu, tercatat ada 102 kasus sembuh dan 28 lainnya masih dalam perawatan. BPKN, kata Mufti, juga telah menerima enam laporan kasus baru yang tersebar di DKI Jakarta sebanyak enam kasus, Jawa Barat satu kasus, dan satu kasus di Jawa Timur.

Pihaknya mengaku siap mendampingi para keluarga korban sesuai UU Nomor 8 tentang Perlindungan Konsumen. "BPKN RI bersama dengan oterkait akan menginisiasi proses pidana kepada perusahaan-perusahaan yang disinyalir bersalah terhadap kasus tersebut," tegasnya.

Ia juga mengimbau korban dan keluarga agar segera melaporkan kasus gagal ginjal akut melalui Posko Pengaduan BPKN RI di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, atau atau melalui akun sosial media BPKN. Kasus gagal ginjal akut yang diidap oleh ratusan anak di Indonesia kini menjadi perhatian pemerintah. 

Pasalnya, kasus gagal ginjal yang terus meningkat dan ditemukan di berbagai lapisan masyarakat ini membuat DPR RI menyatakan kondisi tersebut sebagai salah satu kasus luar biasa (KLB). Sebelumnya, melalui BPKN, pemerintah membentuk tim independen yang disebut dengan Tim Pencari Fakta Gagal Ginjal Akut untuk membantu menangani kasus ini.

Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Rizal Edy Halim pun mengungkap ada beberapa tugas yang harus dilaksanakan oleh tim ini. Tugas tersebut antara lain :

1. Tugas utama tim ini adalah mencari penyebab terjadinya gagal ginjal akut atipikal pada anak. Pencarian penyebab ini akan dibantu oleh beberapa pihak seperti Kemenkes dan BPOM yang bertugas menyediakan data yang valid terkait dugaan utama penyakit ini karena obat obatan yang dijual secara bebas di masyarakat.
2. Memberikan edukasi dan perlindungan kepada masyarakat baik dalam pencegahan ataupun proses pemulihan.
3. Mendampingi para pasien baik yang masih dirawat maupun yang sudah meninggal dunia yang diduga mengalami penyakit gagal ginjal akut ini.
4. Mencari data dari pasien dan melakukan analisis data korban baik berupa korban jiwa dan material yang tercatat di berbagai fasilitas kesehatan.
5. Melakukan pengumpulan data produk obat yang diduga menyebabkan gagal ginjal akut pada anak.
6. Membuat laporan dari hasil temuan di lapangan terkait pengaduan masyarakat jika ditemukan suspek pasien gagal ginjal akut untuk segera ditangani dan dirujuk ke faskes terkait. (tim redaksi)

#pasiengagalginjalanak
#badanperlindungankonsumennasional
#bpkn
#timpencarifakta
#gagalginjalakutpadaanak
#didugafaktorkesengajaan
#didugafaktorkelalaianpengawasan
#bpom

Tidak ada komentar