Breaking News

Terjebak Banjir di Aceh Tamiang, Pengemudi dan Penumpang Terpaksa Menginap 4 Hari di Jalan

Banjir di Aceh. Foto: Ilustrasi/ Antara

WELFARE.id-Hujan deras yang masih mendominasi cuaca belakangan ini, menyebabkan banjir di berbagai pelosok daerah, termasuk di Aceh. Secara bergantian, wilayah di Serambi Mekah itu terus-terusan dilanda banjir berkepanjangan sejak beberapa bulan lalu.

Banjir di perbatasan Aceh-Sumatera Utara, membuat pengendara mobil, motor, dan truk pengangkut hasil bumi terjebak macet hingga 4 hari. Mereka pun terpaksa bermalam selama 4 hari di kendaraan masing-masing.

Akibat banjir tersebut, kemacetan lalu lintas terjadi hingga belasan kilometer di perbatasan Aceh, dengan Sumatera Utara. Banjir menerjang wilayah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, yang berbatasan dengan Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. 

Hingga empat hari, banjir belum juga surut sehingga kendaraan tak dapat melintas. Berbagai kendaraan roda empat ke atas, terpaksa diparkir di tepi jalan sambil menunggu surutnya air banjir. 

"Sudah tiga malam kami terpaksa bermalam di dalam mobil. Sebagian juga bermalam di rumah ibadah," ujar warga Bireun, Aceh, Sudirman, dikutip Senin (7/11/2022).

Ia bersama rombongan kesenian dari Kabupaten Bireun, Aceh, terpaksa menginap di dalam mobil dan rumah ibadah dengan kondisi seadanya. Warga asal Aceh, Alfariz mengaku sangat lelah dan jenuh menunggu air banjir surut selama empat hari. 

Selama terjebak banjir, ia terpaksa tinggal di dalam angkutan umum yang ditumpanginya, bersama para penumpang lainnya. Mereka berharap banjir dapat segera surut, sehingga kendaraan kembali dapat melintas menuju ke wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. 

Akibat banjir tersebut, juga mengakibatkan truk-truk pengangkut logistik tertahan. Sehingga banyak hasil pertanian yang diangkut rusak dan terpaksa dibuang. (tim redaksi)

#banjirdiacehtamiang
#perbatasanaceh
#kendaraantakbisalewat
#banjir
#cuacahujan

Tidak ada komentar