Breaking News

Tangkap Kurir, Polres Dumai Berhasil Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Sabu

Narkoba jenis sabu. Foto: Ilustrasi/ Dok.BNN

WELFARE.id-Satnarkoba Polres Dumai bekerjasama dengan Polsek Medang Kampai, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu-sabu sebanyak 10 kilogram. 

Kapolres Kota Dumai AKBP Nurhadi Ismanto mengatakan, berbekal informasi dari masyarakat, tim Polres Dumai berhasil melakukan penangkapan pelaku penyelundupan sabu, Jumat (28/10/2022).

"Sebanyak 10 kilogram, yang dikirim dari Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis sekitar pukul 09.30. Petugas lalu menahan seorang tersangka berinisial Fa (36), warga Jalan Pelajar, Desa Pangkalan Nyirih, Kecamatan Rupat Tengah, Kabupaten Bengkalis," jelasnya, didampingi Wakapolres Josina Lambiombir kepada wartawan, dikutip Sabtu (5/11/2022).

Nurhadi juga menjelaskan, saat itu terduga sedang berhenti di pinggir Jalan Arifin Ahmad, Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai dengan menggunakan sepeda motor tanpa pelat nomor. 

"Setelah dilakukan penggeledahan terhadap terduga maka dalam 1 box styrofoam (tong ikan) yang diikat ke sepeda motor ditemukan tas ransel warna hitam berisi 10 bungkus teh warna hijau muda merek Guanyinwang yang diduga berisikan narkotika, bukan tanaman," paparnya lagi.

Kepada petugas, tersangka mengakui akan mendapatkan sepeda motor dari seseorang yang menyuruhnya untuk membawa barang tersebut ke Kota Dumai. Selanjutnya, barang tersebut akan diambil seseorang yang diakui tersangka tidak dikenalnya. 

"Satu rekan terduga masih dalam pengejaran. Jaringan narkoba ini adalah jaringan terputus. Kurir tidak mengenal siapa pengirim dan penerima barang. Mereka hanya berkomunikasi melalui jaringan telepon seluler," imbuhnya.

Selanjutnya, Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Kota Dumai berhasil menciduk terduga kurir sabu-sabu berinisial Af di Jalan Pawang Liun Kelurahan Pelintung Kecamatan Medang Kampai. 

"Barang yang berhasil kita amankan yaitu narkotika diduga sabu seberat 765 gram. Hampir satu kilo. Mungkin sebagian kecil sudah terjual. Karena kalau melihat dari kemasannya itu sebelumnya satu kilo," terangnya lagi.

Tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 juncto 112 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau maksimal hukuman mati. (tim redaksi)

#penyelundupansabu
#dumairiau
#polisigagalkanpenyelundupansabu
#tindakpidanapenyalanggunaannarkoba
#polresdumai


 

Tidak ada komentar