Breaking News

Restoran "Beaux Mets" di Prancis, Tawarkan Citarasa Semi-Gourmet di dalam Penjara!

Restoran Beaux Mets yang berada di dalam penjara Baumettes di Marseille, Prancis. Foto: Istimewa/ AFP

WELFARE.id-Jika berkesempatan mengunjungi Marseille di Prancis, kamu wajib mencicipi restoran yang satu ini. Jelajah kuliner di restoran "Beaux Mets" pasti bakal jadi pengalaman tak terlupakan.

Bagaimana tidak, restoran Prancis yang satu ini berada di dalam penjara? Hah, masak sih? Iya. Berada di areal Lembaga Permasyarakatan Baumettes di Marseille, Prancis, restoran ini dikelola oleh narapidana di sana.

Kamu, harus memasuki areal LP untuk bisa merasakan lezatnya hidangan semi-gourmet. Melansir AFP via Corsematin, Rabu (9/11/2022), restoran itu hadir sebagai bagian dari proyek integrasi yang didukung oleh asosiasi Festin, sebuah proyek sosial dan kemasyarakatan yang unik di Prancis.

Koki dan pelayannya adalah narapidana yang menawarkan hidangan pada pelanggan yang datang dari luar. Setelah melakukan percobaan pada Mei 2019 di pusat kota Marseille, Beaux Mets telah menjadi restoran pelatihan pertama di Prancis yang dibuka di penjara dan terbuka untuk umum.

Pembuatan restoran tersebut dimulai pada Desember 2021, di lantai kedua sebuah bangunan, sisa terakhir dari penjara Baumettes yang bersejarah. Restoran Beaux Mets dilengkapi fasilitas layaknya restoran pada umumnya dengan dapur dan ruang makan dengan kapasitas 44 pengaturan tempat.

Konsep arsitektur dari restoran ini didesain oleh Rougerie+Tangram dengan Mai Atelier. Desainnya dibuat dengan meja marmer putih dan lantai kayu ek. 

Dilengkapi juga dengan kursi berwarna karat yang bertujuan untuk mengekspresikan transisi antara alam semesta penjara dan kebebasan. Presiden Rougerie+Tangram Emmanuel Dujardin menjelaskan, desain restoran melibatkan penggunaan bahan tertentu dengan filosofi untuk menciptakan transisi dari alam semesta yang dingin dan lurus, ke alam semesta yang mempersiapkan jalan keluar.

"Warna untuk berpindah dari kurungan ini ke alam semesta keterbukaan," imbuh Dujardin, seperti yang dikutip dari AFP. Koki yang bekerja di restoran tersebut, Sandrine Sollier, bekerja di Gerald Passedat dan di sebuah restoran di Fonfon. 

Dirinya menawarkan menu bistronomy dengan cita rasa Mediterania yang diracik dengan produk segar dan musiman. Les Beaux Mets akan menawarkan tiga hidangan pembuka, tiga hidangan utama, dan tiga hidangan penutup yang akan berubah setiap enam bulan.

Mulai musim gugur tahun ini, pelanggan pertama restoran tersebut bisa mencicipi carpaccio scallop dengan delima, fillet mullet merah dengan mousseline kentang dan lada Espelette. 

"Ikan adalah makanan yang cukup enak untuk diolah. Anda bisa belajar kesabaran dan saling membantu. Ini didasarkan pada teknik sederhana namun rumit agar dapat memproduksinya dan mengajarkan sebanyak mungkin hal kepada para tahanan. Kami juga akan banyak bermain dengan tekstur dan visual, pada presentasi," jelas Sollier.

Tak hanya itu, sayur dan buah yang dihidangkan juga berasal dari kebun milik Structure d'accompagnement vers la sortie (SAS). Tanaman-tanaman itu dirawat oleh para tahanan yang bekerja sama dengan asosiasi Graines de Soleil. 

Asosiasi ini bekerja untuk reintegrasi sosial dan profesional melalui proyek-proyek berkebun. Operasional restoran akan dilakukan dua kali dalam sehari, Senin-Jumat. Pukul 12.15 dan 13.00 waktu setempat.

Publik yang hendak mencicipi, wajib melakukan reservasi secara online melalui situs khusus. Wajib menyertakan dokumen identitas dan catatan kriminal akan diperiksa terlebih dahulu untuk bisa masuk.

Tak hanya itu, pengunjung juga harus menyimpan ponselnya di resepsionis demi alasan keamanan. Selain itu, anak di bawah umur juga tidak diperbolehkan untuk masuk. Apa kamu berminat merasakan pengalaman kuliner yang satu ini? (tim redaksi)

#restorandidalampenjara
#restoranbeauxmets
#lembagapermasyarakatanbaumettes
#marseilleprancis
#semigourmet
#menikmatikulinerdipenjara

Tidak ada komentar