Breaking News

Republik Unggul Sementara di Pemilu Sela AS, Joe Biden Ketar-ketir

Pemilu paruh waktu Amerika Serikat tengah berlangsung, Selasa (8/11/2022). Foto: Istimewa/ AP Photo

WELFARE.id-Amerika Serikat (AS) mengadakan pemilihan paruh waktu, Selasa (8/11/2022) waktu setempat. Pemilihan tersebut untuk memilih 435 kursi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), 35 kursi Senat, serta beberapa kursi gubernur negara bagian.

Hingga Rabu (9/11/2022), pukul 11.21 WIB, Partai Republik sejauh ini unggul dan makin dekat dengan ambang batas mayoritas. Adapun dalam pembaruan ini, suara dari wilayah Barat seperti Oregon, California, Nevada, dan Arizona masih dalam proses penghitungan.

Di sisi senat, Partai Republik mendapatkan 44 kursi sementara rivalnya Partai Demokrat memperoleh 41 kursi. Dibutuhkan 51 kursi untuk menjadi mayoritas.

Untuk DPR, Republik unggul jauh dari Demokrat dengan perolehan kursi sejauh ini 82 berbandiing 47. Dibutuhkan 218 kursi untuk menjadi mayoritas dalam lembaga negara berisi 435 kursi ini.

Dari sisi pemilihan gubernur negara bagian, sejauh ini Republik masih unggul dengan memenangkan 17 kursi gubernur negara bagian berbanding 10 oleh Demokrat. Namun jumlah ini berarti Demokrat telah mencuri 2 kursi gubernur dari Republik.

Pemilu paruh waktu (sela) AS sendiri telah menjadi fokus pemantauan utama dari Presiden Joe Biden. Sehari sebelum pemilihan, Biden yang merupakan kader Partai Demokrat memperingatkan bahwa kemenangan Partai Republik dapat melemahkan institusi demokrasi negara itu.

"Hari ini kita menghadapi titik belok. Kita tahu di dalam tulang kita bahwa demokrasi kita berisiko dan kita tahu bahwa ini adalah momen Anda untuk mempertahankannya," kata Biden, melansir Reuters, Rabu (9/11/2022).

Di sisi lain, saingan Biden dalam pemilu 2020 lalu yang juga pendahulunya, Donald Trump, menyebutkan akan membuat sebuah kejutan baru di tanggal 15 November. Beberapa analis dan media memandang bahwa itu merupakan pengumuman pencalonannya kembali dalam pemilihan presiden 2024 mendatang.

"Saya akan membuat pengumuman yang sangat besar pada hari Selasa, 15 November di Mar-a-Lago di Palm Beach, Florida," kata Trump kepada para pendukungnya pada rapat umum untuk kandidat Senat AS dari Partai Republik J.D. Vance.

Mengenal pemilu sela di AS

Amerika Serikat (AS) menggelar pemilu sela pada Selasa (8/11/2022) waktu setempat. Hasil pemilu sela ini akan berdampak besar pada dua tahun terakhir masa jabatan Presiden Joe Biden.

Melansir BBC, Rabu (9/11/2022), pemilu sela AS merupakan pemungutan suara untuk menentukan anggota Kongres AS, yang terdiri atas House of Representatives (HOR) atau DPR dan Senat. Pemilu sela digelar setiap dua tahun dan biasanya jatuh di tengah masa jabatan penuh Presiden AS selama empat tahun. 

Oleh karena itu, pemilu sela disebut sebagai 'midterm election' dalam bahasa Inggris. Kongres AS menentukan undang-undang (UU) yang berlaku secara nasional. 

DPR AS memutuskan UU mana yang divoting, sedangkan senat bisa memblokir atau menyetujui UU itu, juga mengonfirmasi penunjukan yang dilakukan Presiden AS dan melakukan penyelidikan terhadapnya, yang tergolong sangat langka. Setiap negara bagian AS memiliki dua Senator, yang akan menjabat untuk masa jabatan enam tahun. 

Sementara anggota DPR AS menjabat selama dua tahun dan mewakili distrik-distrik yang lebih kecil dalam negara bagian. Untuk pemilu sela tahun ini, seluruh kursi dalam DPR AS, total 435 kursi akan diperebutkan. 

Sedangkan hanya sepertiga dari total 100 kursi senat yang diperebutkan dalam pemilu sela tahun ini. Beberapa negara bagian AS juga menggelar pemilihan untuk memilih gubernur dan para pejabat lokal. (tim redaksi)

#pemiluselaamerikaserikat
#amerikaserikat
#as
#vote
#joebiden
#presidenas
#pemiluparuhwaktu

Tidak ada komentar