Breaking News

Rentan Dialami Anak, Kenali Apa Itu Penyakit Adenoiditis

Pembengkakan adenoid. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Anak sulung Rachel Vennya, Xabiru Oshe Al Hakim baru-baru ini sempat dirawat di rumah sakit lantaran mengalami pembengkakan adenoid. Hal ini diketahui publik lewat unggahan Rachel di Instagram pribadinya, belum lama ini. 

Dalam unggahan tersebut, Xabiru terlihat terbaring di ranjang rumah sakit dengan selang infus di tangan kirinya. Adenoiditis yang diidap oleh anak pertama Rachel dan sang mantan suami, Niko Al Hakim tersebut, melansir Halodoc, Selasa (8/11/2022) disebut sebagai kondisi peradangan pada kelenjar gondok.

Peradangan pada kelenjar gondok ini dipicu oleh infeksi. Sebenarnya adenoid sendiri, merupakan massa jaringan limfatik yang membantu tubuh untuk melawan infeksi.

Adenoid sendiri biasanya ada di tenggorokan atau biasa juga disebut faring, tepat di belakang hidung. Seiring dengan amandel, kelenjar gondok adalah garis pertahanan pertama melawan bakteri dan virus.

Sistem limfatik melakukan beberapa peran untuk membantu melindungi tubuh kita dari infeksi. Nah, adenoid ini masuk jadi salah satu bagian dari sistem limfatik. Adenoid bertugas menyimpan sel darah putih dan antibodi yang membantu menghancurkan kemungkinan infeksi yang mengancam kesehatan seseorang.

Jika kelenjar gondok meradang, maka kelenjar gondok ini kemungkinan tak bisa menjalankan fungsinya dengan benar. Peradangan ini rentan menyerang anak-anak.

Adenoid hanya dapat dilihat dengan alat khusus. Adenoid mengecil seiring bertambahnya usia. 

Ketika telah menjadi remaja, biasanya adenoid akan hilang. Karena tugas dari adenoid adalah melawan bakteri, mereka terkadang dapat kewalahan dan terinfeksi, menghasilkan peradangan yang kemudian disebut sebagai adenoiditis.

Apa saja fakta tentang penyakit ini yang perlu diketahui? Berikut di antaranya:

1. Gejalanya berkaitan dengan THT

Gejala adenoiditis adalah sakit tenggorokan, hidung berair, pembengkakan kelenjar di leher, nyeri di kuping, dan masalah saluran pernapasan. Seperti, bernapas lewat mulut, bicara lewat saluran pernapasan, mendengkur, atau masalah pernapasan sementara saat tidur.

2. Umumnya disebabkan oleh bakteri atau virus

Saat mengalami sakit tenggorokan, terkadang tonsil alias amandel di dalam mulut dapat terinfeksi. Adenoid yang terletak lebih tinggi di dalam mulut, di belakang hidung dan langit-langit mulut, dapat juga ikut terinfeksi. 

Bakteri yang dapat menyebabkan adenoiditis disebut Streptococcus. Namun, adenoiditis juga dapat disebabkan oleh beberapa jenis virus, termasuk virus Epstein-Barr, adenovirus, dan rhinovirus.

3. Didiagnosa dengan serangkaian tes

Untuk mendiagnosis adenoiditis, dokter biasanya akan melakukan beberapa prosedur, seperti:

- Pemeriksaan tenggorokan;
- Tes darah;
- X-ray.

Tes dari otolaryngologist untuk melakukan tes fisik untuk mengetahui dimana infeksi terjadi.

4. Dapat diobati dengan antibiotik, hingga prosedur operasi

Kebanyakan kasus adenoiditis dapat ditangani dengan antibiotik. Namun, jika infeksinya terlalu sering, atau jika antibiotiknya tidak bekerja, atau jika anak memiliki masalah pernapasan, prosedur operasi bernama adenoidektomi dapat direkomendasikan untuk menghilangkan adenoid. 

Biasanya, disarankan juga untuk mengoperasi amandel di saat yang sama. Selama prosedur, bius total akan dilakukan dan adenoid (dan amandel) akan dihilangkan melalui mulut tanpa sayatan tambahan.

Setelah adenoidektomi, pengidap biasanya mengalami demam rendah dan sakit tenggorokan, yang dapat menyebabkan pernapasan melalui mulut. Sebagai tambahan, keropeng putih biasanya akan muncul di dekat area yang diobati. 

Kebanyakan akan secara otomatis mengelupas setelah 10 hari operasi. Sangat penting untuk tidak mengelupasnya sendiri. Biasanya akan ada sedikit bercak darah pada hidung atau mulut.

5. Proses penyembuhan bisa dengan perawatan di rumah

Selain menjalani pengobatan dari dokter, pengidap adenoiditis perlu menerapkan beberapa perawatan rumahan agar bisa lebih cepat sembuh. Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi adenoiditis? Berikut di antaranya:

- Makan makanan sehat;
- Minum banyak cairan;
- Cukup tidur;
- Melakukan hal yang higienis.
(tim redaksi)

#adenoid
#adenoiditis
#peradangan
#rentanpadaanak
#menyerangsaluranpernapasan
#dipicuinfeksi
#peradangandibagiantenggorokan
#proseduroperasi

Tidak ada komentar