Breaking News

Modal Ventura di Tiongkok Ajukan Pailit, Ini Penyebabnya

Perusahaan di Tiongkok. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Perlambatan ekonomi global mulai dirasakan sejumlah perusahaan Tiongkok. Seperti yang dialami modal ventura Stellantis dan Guangzhou Automobile Group Co (GAC) yang memproduksi kendaraan Jeep di Tiongkok resmi mengajukan pailit, Senin (31/10/2022).

Melansir cnn.com, Selasa (1/11/2022), Stellantis mengatakan bahwa pemegang saham perusahaan patungan yang merugi ketika memproduksi kendaraan Jeep di Tiongkok itu telah setuju untuk mengajukan kebangkrutan. Penjualan untuk usaha patungan, yang menjual SUV Jeep Cherokee dan crossover Compass, telah menurun tajam selama empat tahun terakhir. 

Penjualan turun 50 persen di tahun lalu dari tahun sebelumnya menjadi 20.396 kendaraan. Untuk tahun ini, perusahaan tersebut menjual kurang dari 2.000 kendaraan. 

Bahkan, pada Mei lalu dilaporkan hanya ada satu kendaraan yang terjual. Pada akhirnya, Stellantis mengakhiri usaha patungan dengan Guangzhou Automobile Group Co (GAC) pada Juli.

Hanya beberapa bulan setelah mengatakan akan meningkatkan kepemilikannya dalam bisnis dari 50 persen menjadi 75 persen. Pada hari-hari berikutnya, GAC menyerang Stellantis dengan mengatakan, bahwa mereka sangat terkejut dengan komentar kritis dari Stellantis tentang berakhirnya usaha patungan mereka di Tiongkok.

Saat melaporkan hasil keuangan pada Juli, Chief Executive Officer (CEO) Stellantis Carlos Tavares menjelaskan, selama lima tahun terakhir, pengaruh politik dalam melakukan bisnis dengan mitranya di Tiongkok tumbuh dari hari ke hari.

Tavares juga menambahkan, bahwa dia tidak melihat dampak jangka panjang yang besar dari keputusan perusahaan untuk memutuskan modal ventura dengan GAC. Meski begitu, ia mengatakan pihaknya akan terus memberikan layanan pelanggan Jeep yang ada dan akan datang di Tiongkok.

Mengutip Reuters, Selasa (1/11/2022), Tavares sempat mengatakan, pada awal bulan ini bahwa produsen mobil Tiongkok harus dikenakan tarif yang sama ketika mengekspor mobil ke Eropa. Seperti yang dihadapi merek Eropa saat mengekspor ke Tiongkok.

Produsen mobil asing sebagai kelompok berada di bawah tekanan yang meningkat di Tiongkok. Dimana pasar telah bergeser dengan cepat ke kendaraan baterai-listrik dan merek domestik telah mengambil pangsa pasar.

Menurut Asosiasi Mobil Penumpang Tiongkok, produsen mobil asing melihat pangsa pasar mobil Tiongkok turun 5,5 poin persentase pada tahun lalu menjadi 45,6 persen. (tim redaksi)

#modalventurationgkokpailit
#jeep
#usahapatungan
#stellantis
#gac
#asosiasimobilpenumpangtiongkok

Tidak ada komentar