Breaking News

Kekayaan Susut Rp112 Triliun, Posisi Jeff Bezos Disalip Konglomerat India

Bos Amazon Jeff Bezos. Foto: Istimewa

WELFARE.id-Kekayaan pendiri Amazon Jeff Bezos susut USD7,2 miliar atau setara Rp112 triliun. Penyusutan itu terjadi, setelah raksasa e-commerce itu memperkirakan penjualan di masa liburan bakal di bawah ekspektasi analis. 

Penyusutan itu membuat Bezos turun peringkat di daftar orang terkaya dunia versi Forbes, Selasa (1/11/2022). Saham Amazon anjlok 6,8 persen pada penutupan pasar akhir pekan ini menyusul pendapatan kuartal III perusahaan yang dirilis pada Kamis (27/10/2022) malam. 

Setelah saham jatuh, Bezos kehilangan posisinya sebagai orang terkaya ketiga di dunia. Posisinya kini disalip lagi oleh konglomerat India Gautam Adani. 

Dalam daftar Real Time Billionaires Forbes, Bezos kini berada di peringkat 4, dengan kekayaan senilai USD126,9 miliar atau setara Rp1.974,2 triliun. Sebagian besar kekayaan Bezos berasal dari 10 persen saham Amazon. 

Menurut perhitungan Forbes, sejak awal tahun ini, kekayaannya telah turun USD66 miliar atau setara Rp1.026,8 triliun. Bezos bukan satu-satunya orang terkaya dunia yang kekayaannya susut setelah merosotnya saham Amazon. 

Mantan istrinya, filantropis Mackenzie Scott, juga kehilangan USD2,1 miliar atau setara Rp32,67 triliun. Scott mendapatkan seperempat saham Amazon usai bercerai dengan Bezos pada 2019 lalu. 

Namun sebagian kekayaan Scott telah disumbangkan ke badan amal. Ia telah menyumbangkan USD12,8 miliar kepada lebih dari 1.200 organisasi nirlaba. 

Saat ini, dia masih memegang sekitar 14,7 juta saham Amazon. Sementara itu, liburan yang biasanya menjadi momen menguntungkan bagi raksasa ritel online, tapi Amazon hanya memperkirakan pendapatan antara USD140 miliar hingga USD148 miliar pada kuartal terakhir tahun ini. 

Angka itu di bawah perkiraan analis sebesar USD155 miliar dolar AS. "Jelas ada banyak hal yang terjadi di lingkungan makroekonomi, dan kami akan menyeimbangkan investasi kami agar lebih efisien tanpa mengorbankan taruhan strategis jangka panjang utama kami," kata CEO Amazon Andy Jassy, dikutip dari Forbes, Selasa (1/11/2022).

Adapun Bezos, yang mendirikan Amazon pada 1994 telah mengundurkan diri sebagai CEO perusahaan pada Juli 2021 tetapi masih menjabat sebagai ketua eksekutif Amazon. Saham Amazon mencapai harga puncaknya dengan penyesuaian split USD186,57 per saham pada 8 Juli 2021. 

Namun saham telah jatuh hampir 45 persen sejak saat itu. Taipan lain yang kekayaannya anjlok adalah Elon Musk. Kekayaan Musk yang sebelumnya mencapai USD320 miliar pada awal November 2021, kini nilainya berkurang sekitar USD100 miliar.

Selain Elon, pendiri dan CEO Meta (sebelumnya Facebook) Mark Zuckerberg, juga mengalami nasib serupa. Kekayaan bersihnya jatuh USD11 miliar dan telah turun USD100 miliar atau nyaris 76 persen dari puncaknya pada September 2021. (tim redaksi)

#jeffbezos
#bosamazon
#orangkayaversiforbes
#kekayaansusut
#markzuckerberg
#elonmusk
#deretanorangterkayadunia

Tidak ada komentar