Breaking News

"Kawinan" Omicron-Delta, Subvarian COVID-19 XBC Mulai Merebak di Filipina

Virus COVID-19. Foto: Ilustrasi/ Net


WELFARE.id-Subvarian COVID-19 jenis baru kembali muncul. Setelah Omicron XBB memicu lonjakan kasus di sejumlah negara, salah satunya Singapura,  kini subvarian lain dari Omicron juga muncul, yakni XBC yang ditemukan di Filipina.

Subvarian XBB dan varian XBC Omicron disebut lebih menular dan menghindari kekebalan. Otoritas Filipina dan Peneliti OCTA Guido David menjelaskan, sifat dari dua virus Corona XBB dan XBC merupakan subvarian gabungan atau rekombinan. "XBB adalah rekombinan dari dua subvarian Omicron. Kami telah memantau ini selama beberapa waktu karena kami melihat peningkatan kasus di Singapura,” kata David, melansir cnn.com, Jumat (4/11/2022).

Ia mengatakan, XBC lebih menular daripada (Omicron subvarian) BA.5 karena peningkatan kasusnya cukup cepat dibandingkan BA.5. Sayang, informasi soal subvarian XBC masih terbatas.

"XBC adalah rekombinan dari Delta dan Omicron. Jika kita ingat, varian Delta menghasilkan lebih banyak kematian dan rawat inap,” imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr Erlina Burhan, Sp.P. Dia mengingatkan, subvarian XBC sudah menular di negara tetangga, maka Indonesia harus waspada.

"Ini rekombinan Delta dan Omicron. Ingat, ini sudah dekat, di negara tetangga. XBC sudah menyebar ke Filipina. Kita ingat awalnya XBB ada di Singapura, lalu masuk juga ke negara kita,” ujarnya.

Menurut dr. Erlina, sebanyak 54 persen kasus di Singapura saat ini didominasi oleh XBB dan cepat sekali penularannya. Subvarian XBC pertama kali ditemukan di UK dan di Filipina kini sudah ada 153 kasus.

"Belum ada laporan resmi yang menyatakan XBB atau XBC berat. Hingga saat ini masih dikatakan mirip dengan Omicron yang lain. Akan tetapi tetap harus waspada,” imbaunya. (tim redaksi)

#subvarianxbc
#rekombinanomicrondandelta
#penularancepat
#viruscovid19
#covid19
#viruscorona

Tidak ada komentar