Breaking News

Insentif Dipotong, Nakes di Kupang Gelar Demo

Demonstrasi nakes di Kupang (net) 

WELFARE.id-Ratusan tenaga kesehatan yang bertugas di sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mogok kerja, Selasa (1/11/2022). Mereka menuntut kejelasan pembayaran insentif tak jelas. Mereka mendatangi Kantor Dinas Kesehatan setempat untuk menyampaikan protes. 

Salah seorang tenaga kesehatan, Emilius Suan mengatakan, mereka mogok kerja lantaran uang tunjangan kerja yang dikeluarkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tak diterima utuh. "Tunjangan kami sebesar Rp1.350.000, malah dipotong pajak. Kami tidak terima dan mogok kerja," ujarnya dikutip Rabu (2/11/2022). 

Padahal lanjut dia, pada dua pekan lalu tunjangan itu dipotong Rp600 ribu. Sehingga mereka mengaku hanya menerima kurang lebih Rp500 ribu. Dia berharap, dengan aksi itu uang tunjangan yang mereka terima sesuai seperti sebelumnya yakni Rp1.350.000. 

Terkait hal itu Pelaksana Tugas Sekertaris Dinas Kesehatan Kota Kupang M Ihsan, meminta para tenaga kesehatan agar bersabar, karena pihaknya akan menindaklanjuti masalah itu. 

Ia mengaku akan memperjuangkan hak para tenaga kesehatan. Namun, lanjut Ihsan, kewajiban terhadap masyarakan harus diutamakan. "Karena ini adalah pelayanan masyarakat. Jangan karena insentif teman-teman abaikan pelayanan di Puskesmas," tandasnya. 

Ihsan menyebutkan, surat edaran dari Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPPD) telah diserahkan ke BKD untuk diverifikasi. Sehingga berdasarkan edaran itu, maka BKD mengeluarkan angka pemotongan sebesar Rp600 ribu. 

"Angka Rp1.350.000 itu dikeluarkan BKPPD, itu dasarnya apa kita juga tidak tahu. Jadi kemungkinan besar BKD keluarkan Rp600 ribu ini karena memang dasarnya dokumen pelaksanaan anggaran. Kita minta para tenaga kesehatan bersabar karena kami akan tindak lanjuti itu," pungkasnya. (tim redaksi) 

#nakes
#kupang
#ntt
#nakeskupangdemo
#insentifnakes

Tidak ada komentar