Breaking News

Geledah MA, KPK Amankan Sejumlah Dokumen

Ilustrasi (net) 

WELFARE.id-KPK masih terus melakukan pendalaman kasus korupsi Hakim Agung Sudrajad Dimyati. Pada Selasa (1/11/2022), Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah di Mahkamah Agung (MA). Titik yang digeledah yakni ruang kerja sekretaris MA serta hakim agung. Ada sejumlah dokumen yang diamankan. 

Penggeledahan tersebut terkait dengan kasus dugaan suap dalam penanganan perkara yang menyeret hakim agung Sudrajad Dimyati sebagai tersangka. Dari giat tersebut, KPK mengamankan dokumen putusan perkara. 

"Ditemukan dan diamankan antara lain berupa dokumen terkait putusan yang diduga memiliki keterkaitan dengan penyidikan perkara ini," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, dikutip Kamis (3/11/2022). 

Dokumen putusan tersebut akan dianalisis serta disita. Dokumen ini juga bakal digunakan untuk dikonfirmasi ke para saksi dan tersangka dalam perkara ini. 

KPK menetapkan Sudrajad Dimyati sebagai tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara. Tak hanya Sudrajad, KPK juga menetapkan sembilan orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka, yakni hakim yustisial atau panitera pengganti MA, Elly Tri Pangestu; PNS pada Kepaniteraan MA, Desy Yustria dan Muhajir Habibie; PNS MA, Nurmanto Akmal dan Albasri; pengacara Yosep Parera dan Eko Suparno; serta swasta atas nama Heryanto Tanaka dan Ivan Dwi Kusuma Sujanto. 

Penetapan tersangka ini dilakukan KPK setelah memeriksa secara intensif sejumlah pihak yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta dan Semarang. 

Sudrajad Dimyati menjadi Hakim Agung MA pertama yang menjadi tersangka KPK. Adapun seluruh tersangka dalam kasus ini telah ditahan oleh KPK. (tim redaksi

#kpk
#korupsi
#korupsihakimagung
#hakimagung
#sudrajaddimyati
#mahkamahagung

Tidak ada komentar