Breaking News

Fix! Donald Trump Bakal Umumkan Nyapres Pekan Depan


Mantan Presiden AS Donald Trump. Foto: Istimewa/ AP Photo/ Andrew Harnik

WELFARE.id-Mantan Presiden AS Donald Trump memastikan diri akan terjun ke Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Ia memastikan, deklarasi akan digelar Selasa (15/11/2022) pekan depan. 

"Trump akan mengumumkan pada hari Selasa bahwa ia mencalonkan diri sebagai presiden," kata penasihat lama Trump Jason Miller, kepada mantan ajudan Trump Steve Bannon di podcast populer 'War Room' seperti dikutip dari AFP, Sabtu (12/11/2022). Menurut Miller, Trump telah mengatakan kepadanya, "tidak perlu ada pertanyaan, tentu saja saya mencalonkan diri."

Pencalonan Trump akan menandai upaya ketiganya untuk kursi kepresidenan, termasuk kekalahannya dari Joe Biden pada tahun 2020. Setelah kekalahannya itu, Trump terus menggaungkan klaim kecurangan pemilu yang tidak berdasar, termasuk yang menyebabkan kerusuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya di gedung US Capitol di Washington.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden juga telah mengutarakan niatnya kembali mencalonkan diri tahun 2024 mendatang, untuk masa jabatan kedua. Namun, Biden juga menyatakan bahwa keputusan resmi soal pencalonan itu akan diumumkan 'awal tahun depan'.

Sinyal kembalinya Trump ke kancah politik itu sebenarnya sudah muncul ketika ia menyebut akan mendeklarasikan 'hal penting' pada 15 November. Namun, kala itu ia tidak merinci yang dimaksud. 

Beberapa pilihan favoritnya bahkan membuat Partai Republik kehilangan kursi. Di Pennsylvania, Demokrat merebut kursi Senat AS yang sangat berharga dengan terus-menerus menyerang dokter selebriti yang didukung Trump, Mehmet Oz. 

Mehmet Oz sendiri sebelumnya tak pernah memegang jabatan publik dan lebih sering tinggal di New Jersey. Trump berharap, bisa memanfaatkan 'gelombang merah' Partai Republik yang akan mendorongnya untuk mencalonkan diri sebagai presiden lagi. 

Padahal, partai tersebut mencapai kemenangan yang jauh lebih kecil daripada yang diperkirakan. Dengan 211 kursi sejauh ini, Partai Republik tampaknya siap untuk mengamankan keunggulan tipis di Dewan Perwakilan Rakyat yang total memiliki 435 kursi. 

Namun, kendali Senat dapat turun ke limpasan awal Desember di negara bagian Georgia tenggara. Masuknya Trump lebih awal ke dalam persaingan tampaknya dirancang untuk menangkis kemungkinan tuduhan kriminal pengambilan dokumen rahasia dari Gedung Putih. 

Pengambilan dokumen itu merupakan upaya Trump untuk membatalkan pemilihan 2020 dan serangan di gedung US Capitol oleh para pendukungnya pada 6 Januari tahun lalu. 

Pengumuman ini juga disebut bisa melemahkan saingan potensial utamanya untuk pencalonan presiden dari Partai Republik, Gubernur Florida Ron DeSantis, yang muncul sebagai salah satu pemenang terbesar dalam pemilu sela. (tim redaksi)

#donaldtrump
#siapmajupilpres2024
#pemiluas2024
#deklarasi
#partaidemokrat

Tidak ada komentar