Breaking News

Diduga Terlibat dalam Kasus Teddy Minahasa, Kapolsek Kalibaru Dicopot

Eks Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Teddy Minahasa. Foto: Istimewa/ Tvone/ Antara

WELFARE.id-Buntut kasus dugaan keterlibatan mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Teddy Minahasa menyeret nama-nama lain. Bukan hanya Kapolsek Jatiasih Ajun Komisaris Polisi Samsar Sitanggang saja yang dicopot oleh Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran.

Kini giliran Kapolsek Kalibaru Komisaris Polisi Kasranto pun dicopot. Penyebabnya, ia diduga terlibat dalam kasus peredaran narkoba yang menyeret nama mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Teddy Minahasa.

Hal itu berdasarkan pada surat telegram nomor ST/569/XI/KEP./2022 tertanggal 2 November 2022. "Iya (dimutasi terkait kasus Teddy Minahasa)," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Endra Zulpan kepada wartawan, dikutip Jumat (4/11/2022).

Kasranto dimutasi menjadi perwira menengah (pamen) Yanma Polda Metro Jaya. Berdasar telegram, mutasi terhadap Kasranto dilakukan dalam rangka pemeriksaan terhadap dirinya.

Lantas, jabatan Kapolsek Kalibaru nantinya bakal diemban Kompol Immanuel Sinaga. Immanuel sebelumnya menjabat sebagai Kepala Unit 3 Subdirektorat 6 Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Saat ini, total ada 11 orang ditetapkan jadi tersangka terkait kasus peredaran narkoba yang menyeret Inspektur Jenderal Polisi Teddy Minahasa. Sejumlah 11 tersangka ini termasuk Teddy.

"Total ada 11 tersangka," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mukti Juharsa kepada wartawan, Jumat (14/10/2022). Kesebelas tersangka itu adalah HE, AR, AD, KS, J, L, A, AW, DG, D, dan TM. 

Dari 11 tersangka ini, lima di antaranya adalah polisi. Mereka adalah Irjen Teddy Minahasa, Ajun Komisaris Besar Polisi D, Komisaris Polisi K, Aiptu JS, dan Aipda AD. Sementara itu sisanya merupakan warga sipil.

Atas perbuatannya ini, Irjen Teddy Minahasa dan 10 tersangka lainnya terancam hukuman mati. Hal itu buntut dari pasal yang dikenakan, yaitu Pasal 114 Ayat 2 Sub Pasal 112 Ayat 2 Juncto Pasal 132 Ayat 1 Juncto Pasal 55 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal hukuman mati atau minimal 20 tahun penjara. (tim redaksi)

#teddyminahasa
#kasusdugaanpenjualannarkoba
#ekskapoldasumbar
#kapolsekjatibarudicopot
#kepolisian
#kapolsekjatiasih

Tidak ada komentar