Breaking News

Cerita Pilu Dibalik Karya Ikonik Rocco Morabito

Karya ikonik Rocco Morabito 

WELFARE.id-Selama ini ada makna foto berdasarkan ungkapan populer “One Picture is Worth a Thousand Words” atau “A Picture is Worth a Thousand Words“. Pengertian praktis ungkapan itu adalah “satu gambar bernilai ribuan kata” atau “satu gambar setara dengan seribu kata”. 

Ini juga yang tertuang dalam sebuah foto klasik dimana dua orang pria seperti tengah berciuman di atas tiang listrik. Ini merupakan karya ikonik dari Rocco Morabito. 

Ternyata, foto ini memiliki makna yang mendalam. Foto yang diambil pada 1967 ini menggambarkan dua operator listrik bernama Randall G. Champion dan J.D. Thompson. Terlihat Champion bergelantungan dengan posisi terbalik, sementara Thompson berada di posisi tegak dengan tangan memegang kepala Champion. 

Jika dilihat memang terkesan vulgar, padahal kenyataannya tidak seperti itu. 

Kisah "The Kiss of Life" 

Dilansir dari History Daily, Thompson dan Champion kala itu tengah melakukan pekerjaan pemeliharaan rutin di salah satu tiang listrik. 

Sayangnya, Champion tidak sengaja menyentuh kabel bertegangan rendah di bagian atas tiang listrik. Champion pun langsung tidak sadarkan diri tetapi tak jatuh dari tiang karena menggunakan alat pengaman. 

Alat ini mencegahnya jatuh dan tetap bergelantungan dengan posisi kaki di atas dan kepala di bawah. Thompson yang berada di bawahnya dengan cepat menggapai Champion dan melakukan napas buatan dari mulut ke mulut. 

Posisi keduanya membuat Thompson kesulitan untuk melakukan resusitasi jantung paru-paru atau CPR dengan cara mengompresi dada. 

CPR sendiri merupakan tindakan pertolongan pertama pada orang yang mengalami henti napas karena sebab tertentu. Untuk itu, demi menolong rekannya, Thompson terus berusaha mengembuskan napas ke dalam paru-paru Champion hingga merasakan sedikit denyut nadi. 

Setelah denyut nadi Champion kembali terasa, Thompson kemudian melepas alat pengaman dan menggendongnya di atas bahu. 

Sesampainya di bawah, pekerja lain berusaha melakukan CPR kepada Thompson sebelum akhirnya ambulans datang dan membawanya. Berkat bantuan rekannya, Champion mampu hidup 35 tahun lebih lama dan baru meninggal pada 2002 di usia 64 tahun. 

Sementara Thompson, dikabarkan masih hidup hingga saat ini. 

Sudut pandang fotografer 

Di sisi lain, Rocco Morabito sang fotografer turut membagikan kisah di balik "The Kiss of Life" berdasarkan sudut pandangnya. 

Saat itu, Morabito tengah mengemudi di West 26th Street pada Juli 1967 untuk mengambil beberapa foto. Dikutip dari Rare Historical Photos, dia pun melewati beberapa operator listrik dan melanjutkan tugasnya. "Saya melewati orang-orang ini yang sedang bekerja dan melanjutkan tugas saya (untuk memotret)," kata Morabito. 

Ia mengaku telah mengambil delapan foto dan berniat untuk mendekat ke arah tiang, berpikir apakah dirinya bisa menemukan gambar lain. 

Namun dirinya mendengar suara teriakan dan saat mendongak, tampak seorang pekerja yang bergelantungan di tiang listrik. "Ya Tuhan. Saya tidak tahu harus berbuat apa. Saya mengambil gambar dengan cepat," katanya. 

Menurut dia, Thompson langsung menghampiri Champion. Sementara dirinya, berlari ke mobil untuk menelepon ambulans. "Saya kembali ke posisi dan Thompson memberikan napas pada Champion. Saya mundur, jauh sampai menabrak sebuah rumah. Saya kembali mengambil gambar lain," cerita Morabito. 

"Kemudian saya dengar Thompson berteriak 'dia bernapas!'" lanjutnya. 

Mendapat Penghargaan Pulitzer 

Satu tahun berikutnya, pada 1968, karya Rocco Morabito ini memenangkan Penghargaan Pulitzer, penghargaan tertinggi dalam bidang jurnalisme cetak di Amerika Serikat. 

Foto bertajuk "The Kiss of Life" ini mendapatkan penghargaan untuk kategori Spot News Photography. Foto ini pun berhasil masuk ke surat kabar dan kini telah mengglobal menjadi salah satu hasil bidikan kamera paling ikonik. (tim redaksi) 

#fotografer
#fotografi
#thekissoflife
#pulitzer
#roccomorabito
#bwpictures

Tidak ada komentar