Breaking News

Banjir Bandang di Cianjur, Tiga Rumah Hanyut

Banjir bandang di Cianjur (twitter) 

WELFARE.id-Seratusan rumah dari tiga kampung di Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Cianjur, terendam banjir akibat luapan sungai Cidamar, Sabtu (5/11/2022) malam. Bahkan tiga rumah dan seorang warga hanyut terbawa arus banjir. 

Dari informasi yang dihimpun, banjir bermula ketika Sungai Cidamar meluap usai diguyur hujan deras sejak Sabtu sore. Luapan sungai tersebut awalnya hanya merendam beberapa rumah. Namun pada Sabtu malam, ketinggian air terus bertambah disertai arus banjir yang kencang. 

"Dari magrib sudah terjadi luapan air sungai, puncaknya pada pukul 21.00 Wib. Ketinggian air terus meningkat hingga mencapai 1,5 meter," ujar Apeh, relawan PMI Kecamatan Cidaun, dikutip Minggu (6/11/2022). 

Menurutnya ada tiga kampung di Desa Cidamar yang dilanda banjir. Kampung Jogjogan menjadi daerah yang mengalami dampak terparah, dimana tiga rumah hanyut. 

Bahkan satu orang warga dikabarkan hanyut terbawa arus air. "Data sementara ada lebih dari 100 rumah di tiga kampung yang terend. Tiga rumah hanyut, serta ada juga satu orang yang ikut hanyut terbawa arus banjir," kata dia. 

Menurutnya relawan dari PMI serta Retana masih berusaha melakukan evakuasi korban banjir dan mencari korban yang terbawa hanyut. "Sebagian mencari korban yang hanyut dan sebagian lagi mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman," ucap dia. 

Sementara itu, Sekretaris BPBD Cianjur Rudi Labis mengatakan pihaknya sudah menerjunkan tim ke lokasi. Namun saat ini petugas sulit untuk menjangkau lokasi bencana karena terhalang material pohon yang menutupi jalan. "Tim sudah berangkat ke lokasi untuk mendata jumlah pasti rumah yang terdampak dan melakukan penanganan darurat kebencanaan. 

Tapi ada titik yang sulit dijangkau karena akses tertutup barang kayu yang terbawa banjir. Alat berat sedang melakukan pembersihan material pohon yang menutup jalan," ujar dia.

Selain itu, akses jalan penghubung lintas kabupaten juga turut terendam banjir sehingga tidak bisa dilalui kendaraan dari kedua arah. Rudi mengungkapkan, ketinggian air sempat mencapai setengah meter lebih, namun banjir cepat surut. 

"Kita siapkan aula desa dan kecamatan apabila ada warga yang harus diungsikan. Namun sejauh ini warga yang terdampak masih memilih bertahan di rumah mereka masing-masing," katanya. 

BPBD Cianjur mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang tengah melanda wilayah Kabupaten Cianjur, saat ini. “Terutama yang tinggal di zona-zona merah seperti di sepanjang bantaran sungai. Apabila hujan lebat terus-terusan sebaiknya bersiap mengungsi,” ujar Rudi. 

Meluapnya sungai Cidamar juga mengganggu distribusi air bersih ke rumah warga. "Akibat meluapnya sungai Cidamar, maka dari itu pendistribusian air bersih untuk wilayah Cidaun sementara off dulu menunggu pasokan PLN dan pemeriksaan peralatan Mekanikal Elektrikal yang terendam. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, terima kasih," cuit Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur. (tim redaksi

#banjir
#banjirbandang
#banjirbandangcianjur
#cianjur
#cidamar
#sungaicidamar

Tidak ada komentar