Breaking News

Akui Dosa Masa Lalu, Kardinal Prancis Lecehkan Gadis Berusia 14 Tahun

Kardinal Prancis Jean Pierre Bernard Ricard. Foto: Alessandro Bianchi/Reuters

WELFARE.id-Pengakuan mengejutkan dilakukan Kardinal Jean-Pierre Ricard, salah satu pejabat tertinggi Gereja Katolik Prancis. Dia mengakui pernah melakukan pelecehan seksual seorang gadis berusia 14 tahun pada 35 tahun lalu atau tahun 1987 lalu.

Akibat perbuatannya itu, Kardinal Jean-Pierre Ricard telah menarik diri dari tugas keagamaannya. Langkah itu dilakukan setelah sebuah laporan yang dikeluarkan tahun lalu mengungkapkan sejumlah besar kasus 
pelecehan seks anak terjadi di Gereja Katolik Prancis.

”Tepatnya, puluh lima tahun lalu ketika saya menjadi seorang imam, saya berperilaku tercela dengan seorang gadis muda berusia 14 tahun,” kata Ricard dalam sebuah pernyataan tertulis. "Perilaku saya pasti menyebabkan konsekuensi serius dan abadi bagi orang ini," katanya. 

Dilansir AFP, Selasa (8/11/2022), Ricard yang kini berusia 78 dulunya uskup agung Bordeaux, yang berlokasi di barat daya Prancis, sampai pensiun dari jabatan itu pada 2019 untuk melayani di keuskupan Dignes-les-Bains, di selatan negara itu. Pada 1980-an, dia menjadi imam di Keuskupan Agung Marseille. 

Pengumuman itu dibuat pada Senin (7/11/2022) pada konferensi pers oleh Presiden Konferensi Uskup Prancis, Uskup Agung ric de Moulins-Beaufort.

Moulins-Beaufort mengatakan total 11 uskup dan mantan uskup, termasuk Ricard, telah menjadi sasaran tuduhan terkait pelecehan seksual yang diselidiki oleh pengadilan Prancis atau otoritas gereja.

Ricard mengatakan telah berbicara dengan korban dan meminta maaf, tanpa menyebutkan kapan. Dia juga meminta pengampunan kepada semua orang yang disakitinya, melalui pernyataannya. Dia tidak menjelaskan lebih lanjut tentang itu.

Untuk diketahui, saat ini Gereja Katolik Prancis baru saja mulai membayar kompensasi finansial kepada korban pelecehan seksual anak, Ricard mengatakan memutuskan tidak tinggal diam lagi.

Penyelidikan luas yang dirilis tahun lalu oleh komisi independen memperkirakan sekitar 330.000 anak mengalami pelecehan seksual selama 70 tahun oleh para imam atau tokoh gereja lainnya.

Penghitungan itu mencakup sekitar 216.000 orang yang dilecehkan oleh para imam dan lainnya. Serta sisanya oleh tokoh-tokoh gereja seperti pemimpin pramuka dan penasihat kamp.

Perkiraan tersebut didasarkan pada penelitian yang lebih luas oleh Institut Kesehatan dan Penelitian Medis Nasional Prancis tentang pelecehan seksual terhadap anak-anak.

Laporan itu menggambarkan penyembunyian sistemik oleh pejabat gereja dan mendesak Gereja Katolik Prancis untuk menghormati aturan hukum di Prancis untuk pelaku pelecehan seksual terhadap anak-anak. (tim redaksi)


#gerejakatolikprancis
#pelecehanseksual
#pelecehananak-anak
#kardinaljean-pierrericard
#presidenkonferensiuskupprancis
#uskupagungricdemoulins-beaufort

Tidak ada komentar