Breaking News

796 Personel Tim SAR Disebar ke 13 Kecamatan, Basarnas Bandung: Cari 151 Orang yang Hilang

Anggota Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian korban di bawah reruntuhan rumah. Foto: Antara

WELFARE.id-Tim SAR gabungan terus mencari korban yang dilaporkan hilang, Rabu (23/11/2022). Keberadaan ratusan warga yang dilaporkan tersebut masih belum ditemukan.

Tim SAR gabungan melanjutkan upaya pencarian terhadap 151 orang yang dilaporkan hilang pascagempa dengan magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat pada Senin siang (21/11/2022). 

Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bandung Jumaril, sebanyak 796 personel disebar ke 12 kecamatan yang terdampak gempa di Cianjur untuk mencari warga yang hilang.

Selain itu juga, tugas Tim SAR gabungan mendata kebutuhan bantuan, serta menyalurkan bantuan kepada warga. Dia mengatakan, upaya pencarian dilakukan dua tim, yakni Tim Potensi SAR dan Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Menurut Jumaril juga, Tim Potensi SAR dikerahkan ke 12 kecamatan yang terdampak gempa bumi untuk melakukan asesmen kebutuhan dukungan petugas pencarian dan pertolongan sekaligus mencari korban gempa yang belum ditemukan. 

”Apabila menemukan titik atau dugaan dibutuhkan bantuan pencarian dan pertolongan, Potensi SAR agar menginformasikan koordinat kepada Pos SAR Gabungan," katanya kepada wartawan di Kabupaten Cianjur, Rabu (23/11/2022). 

Sedangkan Tim Basarnas, kata Jumaril juga, fokus melakukan upaya pencarian dan pertolongan di Kampung Cugenang, Kampung Rawa Cinadi Desa Nagrak, Kampung Salakawung di Desa Sarampat, dan sekitar Warung Sate Sinta. 

”Rencana evakuasi, jika korban ditemukan akan dibawa ke RSUD Cianjur menggunakan ambulans," kata Jumaril juga.

Dia mengatakan, petugas SAR juga akan mengirim barang-barang bantuan yang dibutuhkan untuk pengungsi menggunakan helikopter untuk daerah yang tidak bisa dijangkau dengan jalur darat. 

"Selain rencana pencarian, agenda khusus yaitu rencana droping logistik untuk pengungsi di Desa Talaga, Kecamatan Cugenang, menggunakan helikopter BO-105 Basarnas," paparnya juga. 

Jumaril juga mengatakan, hingga saat ini gempa yang terjadi di Cianjur tercatat telah menyebabkan 268 orang meninggal. Sebanyak 122 jenazah korban gempa sudah diidentifikasi nama dan alamatnya. 

Saat ini, masih ada 151 orang yang jasadnya belum ditemukan. Selain itu, gempa menyebabkan 1.083 orang terluka dan 58.362 orang mengungsi dan menyebabkan kerusakan rumah dan bangunan fasilitas umum. (tim redaksi)


#gempabumi
#kabupatencianjur
#evakuasi
#timsargabungan
#pencariankorban
#evakuasi
#basarnas

Tidak ada komentar