Breaking News

Tragis, Anak Tabrak Orangtua Sendiri Hingga Tewas

Polisi lakukan olah TKP kecelakaan anak tabrak orangtua di Balikpapan (net) 

WELFARE.id-Pasangan suami istri di Balikpapan, Kalimantan Timur, tewas setelah ditabrak anaknya sendiri, AT, yang berusia 15 tahun. Sang anak diduga salah menginjak rem saat mencoba mobil baru. 

Korban yang diketahui seorang anggota TNI berinsial TI dan istrinya yang berinisial MT ditabrak anaknya sendiri yang mengendarai mobil Toyota Innova. 

Ayah dan ibu itu meninggal di depan anaknya sendiri setelah mengalami luka parah di bagian kepala. 

Kasatlantas Polresta Balikpapan, Kompol Ropiyani mengatakan korban diketahui seorang anggota TNI berpangkat Peltu. 

Polisi dan Polisi Militer yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP. Diketahui kedua korban dan anaknya berjalan beriringan dari bandara. Saat kejadian, korban dan istrinya tengah mengendarai sepeda motor. “Korban ini anggota TNI berpangkat Peltu,” kata Kompol Ropiyani, seperti yang dikutip Kamis (20/10/2022). 

Kecelakaan maut yang melibatkan anak dan kedua orangtuanya ini bermula saat TI dan MI berboncengan menggunakan Honda Vario bernomor polisi KT 6537 HF. Sementara anaknya yang diketahui berinisial AT mengendarai mobil Toyota Innova nopol KT 1242 LW di belakangnya. 

Mereka berjalan beriringan dari arah Bandara SAMS Sepinggan. 

Setibanya di depan PT Schlumberger, Batakan, Balikpapan Timur, motor yang dikemudikan TI mengurangi kecepatannya. 

Hal itu ternyata membuat AT kaget dan langsung panik. 

AT yang berusaha menginjak rem malah keliru menginjak gas sehingga membuat kendaraan yang dikendarainya malah melaju kencang hingga menabrak kedua orangtuanya. “Innova ini mau melakukan pengereman tapi ternyata dia salah injak rem, yang diinjaknya adalah gas. Sehingga mobil melaju cepat dan menabrak kendaraan Honda Vario yang dikemudikan oleh korban,” katanya. 

Korban yang ditabrak dari belakang langsung terpental dari kendaraanya. Keduanya pun tergeletak dan saat diperiksa sudah tidak bernyawa akibat luka berat yang dialami pascatabrakan tersebut. 

Pada Selasa (18/10/2022), Ropiyani bersama jajaran dari Pomdam VI Mulawarman melakukan pengecekan di lokasi kejadian guna tindaklanjut dari peristiwa tersebut. Hingga kini, AT masih mengalami trauma. 

Ropiyani mengatakan, saat ini kasus ini tengah dalam tindak lanjut dengan mengambil keterangan saksi. Namun pihaknya belum bisa meminta keterangan AT karena mengalami trauma akibat insiden tersebut. “Yang bersangkutan masih trauma dan saat ini sedang memakamkan orangtuanya di Samarinda,” ungkap dia. (tim redaksi) 

#anaktabrakorangtua
#anggotatnitewasditabrakanaksendiri
#anggotatni
#lakalantas
#belajarmenyetir
#balikpapan
#samarinda

Tidak ada komentar