Breaking News

TGIPF Mulai Kerja Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan, Ditarget Rampung dalam 3 Pekan!

Menkopolhukam Mahfud MD mengumumkan susunan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan, Senin (3/10/2022) malam. Foto: Istimewa

WELFARE.id-Pemerintah bergerak cepat untuk mencari siapa yang bertanggung jawab dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, usai laga Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022) hingga Minggu (2/10/2022). 

Diketuai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, pemerintah resmi membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan. 

Dalam TGIPF itu, bergabung pula Menpora Zainudin Amali dipilih sebagai Wakil Ketua dan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Nurrahmad sebagai sekretaris.

Tim ini juga diisi oleh 10 anggota yang terdiri dari beragam profesi. Mulai dari akademisi, pengamat sepak bola, dan juga perwakilan dari media massa. Adapun pembentukan TGIPF ini diharapkan dapat mengusut tuntas tragedi memilukan di Stadion Kanjuruhan Malang yang menewaskan sekitar 131 jiwa itu.

Tim ini ditargetkan merampungkan tugasnya hingga maksimal hingga tiga minggu ke depan. Dalam konferensi pers secara virtual, Mahfud MD menjelaskan, pemerintah memiliki empat rencana jangka pendek yang akan dilakukan terkait kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang itu.

Pertama, meminta Polri untuk mengungkap pelaku tindak pidana sehingga menyebabkan kerusuhan serta melakukan evaluasi keamanan di Kabupaten Malang. Juga memerintahkan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa untuk menindak anggotanya yang melakukan tindakan berlebih di luar kewenangannya. 

Kedua, Mahfud meminta Ketua PSSI Mochamad Irawan atau Iwan Bule untuk melakukan evaluasi terhadap organisasi induk sepakbola Indonesia itu. Ketiga, pemerintah akan memberikan santunan sosial yang akan dilakukan dalam jangka waktu 1-2 hari ke depan. 

Kemudian, Menteri Kesehatan diminta memberikan pelayanan kesehatan dengan tidak dulu mempersoalkan biaya. Terakhir, pemerintah meminta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali agar memanggil pejabat PSSI, pemilik klub, panitia pelaksana, dan pihak terkait.

Susunan TGIPF Tragedi Kanjuruhan:

Ketua: Menko Polhukam Mahfud MD 
Wakil Ketua: Menpora Zainuddin Amali 
Sekretaris: Mantan Jampidum/Mantan Dep III Kemenko Polhukam Nur Rochmad 

Anggota: 

1. Rhenald Kasali (Akademisi/UI) 
2. Sumaryanto (Rektor UNY) 
3. Akmal Marhali (Pengamat Olahraga/Koordinator Save Our Soccer) 
4. Anton Sanjoyo (Jurnalis Olahraga-Harian Kompas) 
5. Nugroho Setiawan (Mantan pengurus PSSI dengan Lisensi FIFA) 
6. Letjen TNI (Purn) Doni Monardo (mantan kepala BNPB) 
7. Mayjen TNI (Purn) Suwarno (Wakil Ketum 1 KONI) 
8. Irjen Pol (Purn) Sri Handayani (Mantan Wakapolda Kalimantan Barat) 
9. Laode M Syarif (Kemitraan) 
10. Kurniawan Dwi Yulianto (Mantan pesepak bola nasional)
(tim redaksi)

#tgipftragedikanjuruhan
#stadionkanjuruhan
#kerusuhankanjuruhan
#tragedikanjuruhan
#dukasepakbolaindonesia
#dukasepakboladunia
#aremafc
#persebaya
#sepakbola
#menkopolhukam
#mahfudmd

Tidak ada komentar