Breaking News

Tertahan 8,5 Jam akibat Jalur Rel Ambles, Viral Bule Bagikan Mie Instan

Bule membagi-bagikan mie instan kepada penumpang kereta yang tertahan hampir 9 jam akibat jalur rel ambles (net) 

WELFARE.id-Aksi tiga Warga Negara Asing (WNA) membagikan mi instan kepada para penumpang Kereta Api Indonesia (KAI) di Stasiun Cipari, Cilacap, Jawa Tengah pada Sabtu (8/10/2022) malam viral. 

Dalam foto yang diunggah akun @ella_916 disebutkan bahwa ketiga WNA membagikan mi instan kepada para penumpang yang terdampak jalur rel ambles dan menunggu hampir 8,5 jam. "Terhenti di stasiun cipari sekelompok WNA membeli 1kardus pop mie untuk di bagikan dengan rombongannya dikarenakan tidak dapat kompensasi dari @KAI121 setelah menunggu 8.5jam hanya dikasih 1 botol aqua kecil. Bagaimana tanggung jawabnya, disini ada bayi dan anak kecil juga," demikian keterangan dalam foto tersebut pada Sabtu malam. 

Menanggapi hal itu, Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan kereta api yang terganggu perjalanannya akibat jalur ambles di beberapa titik. 

Jalur ambles terjadi di antara Stasiun Jeruklegi dan Stasiun Kawunganten serta di antara Stasiun Sikampuh dan Stasiun Maos di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. 

"Kami dari KAI memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini yang telah menimbulkan keterlambatan perjalanan kereta api yang melintasi jalur ini," kata Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo, dikutip Senin (10/10/2022). 

Didiek mengatakan, tim dari KAI terus berupaya untuk kembali memulihkan jalur sehingga pelayanan kepada pelanggan kembali normal. 

Kata dia, saat ini kereta api dapat melintasi jalur tersebut sementara dengan kecepatan terbatas 5 km per jam hingga 40 km per jam. "KAI terus bersemangat menyelesaikan hambatan yang timbul karena alam ini. Semoga kami dapat memulihkan perjalanan secara cepat," ujarnya. 

Sementara itu, VP Public Relations KAI Joni Martinus menjelaskan hujan deras terjadi pada Jumat, 7 Oktober 2022 menyebabkan terjadi ambles di 5 titik sejak Sabtu dini hari, 8 Oktober 2022. 

Gangguan yang terjadi adalah ambles di mana badan rel terbawa oleh arus air sehingga jalan rel tidak dapat dilalui KA. Meski jalur sudah dapat dilalui dengan kecepatan terbatas, kepadatan di lintas masih terjadi dan secara bertahap akan terurai. 

Perbaikan yang dilakukan di antaranya berupa penambahan ballast, pemadatan jalur, penggunaan pasir dan bantalan kayu, serta berbagai langkah lainnya untuk menormalkan kembali jalur KA. 

Sebagai bentuk kompensasi kepada pelanggan, KAI juga memberikan pengembalian bea tiket hingga 100 persen bagi pelanggan yang terdampak. 

Joni menyampaikan, pembatalan dapat dilakukan hingga tujuh hari setelah jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket. "Untuk syarat dan detail ketentuan selengkapnya, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di Stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121," katanya. (tim redaksi) 

#jalurkeretaamblas
#kai
#8jamterjebakdikereta
#stasiuncipari
#bulebagibagimieinstandikereta

Tidak ada komentar