Breaking News

Susah Fokus dan Gampang Gelisah, 8 Tips Ini Bisa Enyahkan Monkey Mind

Meditasi bisa menjadi terapi bagi kamu yang pikirannya kurang fokus. Foto: Ilustrasi/ Shutterstock

WELFARE.id-Istilah Monkey Mind merupakan cara menggambarkan situasi pikiran yang susah fokus, gelisah, berubah-ubah, dan bingung. Seperti tingkah binatang monyet yang suka berloncatan dari satu pohon ke pohon lain.

Melansir Paxels, Sabtu (22/10/2022), kondisi ini membuat manusia cenderung tidak memiliki kemampuan untuk mengendalikan pikirannya dan fokus hanya ke satu hal. 

Ini merupakan bentuk ketidakmampuan manusia untuk mengendalikan dan menjernihkan pikirannya ketika terlalu banyak pikiran atau kekhawatiran yang memenuhi isi kepala.

Hal ini cenderung menyebabkan kita jadi susah fokus pada satu hal dan mudah terdistraksi. 
Nah jika dibiarkan, Monkey Mind bisa mendominasi sampai ke level yang dapat merusak diri. 

Hal ini bisa mengganggu aktivitas kamu sehari-hari dan pikiran-pikiran negatif yang muncul cenderung membuat kamu susah merasa bahagia. Penyebab dari monkey mind atau pikiran yang melompat-lompat muncul dari beragam sebab, seperti tekanan atau stres, kecemasan karena tanggungan akademis, hingga pola asuh orang tua. 

Tips agar bisa kembali fokus

1. Menyadari Napas

Ini terlihat sangat mudah dan tak jarang justru sering kita sepelekan. Namun, jika kamu sadari ketika kamu sedang merasa cemas napasmu terasa lebih pendek dan memburu, sehingga merasa gelisah. 

Untuk menjinakkan Monkey Mind, hal pertama yang kita lakukan adalah kembali pada napas dan menyadarinya. Lakukan exhale-inhale sekitar 5-10 menit untuk menenangkan pikiranmu kembali.

2. Talk to Your Monkey Mind

Kamu bisa mengambil jeda sebentar di tengah aktivitasmu untuk menyadari Monkey Mind-mu sendiri. Kamu boleh menggunakan kata-kata mantra (yang bisa kamu buat sendiri) seperti, “tenang..fokus..kuasai…”. 

Mengulang-ulang kalimatnya sampai kamu merasa tenang kembali. Selain itu, jika Monkey Mind-mu mengajukan beberapa pertanyaan kamu bisa berusaha menjawabnya, tapi perlu kamu ingat kalau kamu juga perlu berpikir realistis. Namun dalam kasus ini, jika dirasa kamu sudah tidak mampu mengatasi Monkey Mind-mu, kamu bisa segera mencari pertolongan ke professional.

3. Menulis Jurnal

Journaling atau menuliskan pikiran dan perasaan kita agar lebih bisa memahami apa yang sebenarnya sedang kita alami. Dengan menuliskan semua pikiran dan perasaan dapat membantu mengidentifikasi akar masalah yang membuat kita cemas. 

Dalam proses journaling tidak ada salah benar terhadap apa yang kita tuangkan dalam bentuk tulisan. Kita tidak perlu memperhatikan EYD atau grammar, tulisan rapi atau tidak, nyambung atau tidak, karena fungsi journaling adalah benar-benar menyalurkan pikiran dan perasaan sehingga metode journaling ini bisa sangat membantu meredakan cemas.

4. Menyusun Jadwal

Untuk melatih fokus dalam berkegiatan sehari-hari, kamu bisa menyusun jadwal agenda kegiatanmu seminggu ke depan sehingga dapat memastikan segala sesuatunya lebih terstruktur. Meski dengan adanya jadwal ini, kamu tidak lantas terpaku harus sesuai plan. Kamu tetap bisa fleksibel karena cara ini hanya berfokus pada membuatmu mengingat sesuatu dan melatih fokus.

5. Meditasi

Kebanyakan orang kadang masih menganggap meditasi hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kemampuan tinggi. Contohnya, seperti para biksu. 

Padahal siapa saja bisa melakukan kegiatan ini. Meski memang membutuhkan ketelatenan dan kesadaran pada diri sendiri. 

Level meditasi juga berbebeda-beda di setiap orang. Namun, buat kamu yang baru mulai bisa melatihnya dengan menyisakan waktu 5-15 menit. 

Duduk tenang dan jika Monkey Mind-mu mulai meloncat-loncat ke dalam pikiran biarkan saja, tidak perlu kamu paksa untuk hilang. Pada kasus ini memang tidak mudah dan instan, jadi harus banyak berlatih. 

6. Memperbaiki Postur

Seringkali ketika dihadapkan pada suatu tugas dan kita cenderung lupa untuk mengkondisikan tubuh dalam keadaan rileks. Posisi duduk yang tegang cenderung memperburuk pikiran dan mengurangi tingkat fokus. 

Untuk itu menjadi begitu penting bagi kamu memperhatikan postur tubuh atau posisi duduk kamu ketika muncul perasaan tegang. Regangkanlah tubuh kamu sebentar untuk menciptakan kesegaran dan kenyamanan.

7. Berdamai dengan Masa Lalu ataupun Masa Depan

Tidak jarang, pengalaman traumatis yang terjadi di masa lalu sering mengarahkan pikiran seseorang pada ketakutan dan perasaan tidak aman. Kecemasan seseorang terhadap masa depan pun dapat menambah beban dan menjadikan mumet di dalam pikiran. 

Kedua hal itu menambah daftar yang memperburuk monkey mind, pikiran seseorang menjadi susah fokus untuk hadir di masa kini. Berdamai dengan diri sendiri dengan memaafkan masa lalu membantu seseorang untuk mengenyahkan ketakutan dan perasaan tidak aman yang sering muncul. 

Begitu pula dengan kecemasan yang muncul karena memikirkan kenyataan di masa depan. Berlatih untuk menghadirkan pikiran pada sesuatu yang dapat diatasi dapat menghindarkan kamu dari monkey mind yang mengganggu.

8. Bersyukur

Bersyukur akan menghadirkan penerimaan pada diri sendiri. Kecemasan, perasaan tidak aman, dan ketakutan akan reda apabila suasana batin kita dalam kondisi menerima pada diri sendiri. 

Kebiasaan bersyukur tentu perlu ditanamkan untuk membantu kamu menghadapi pikiran-pikiran yang cenderung negatif dan acak. Dengan demikian kamu perlu melatih kebiasaan tersebut untuk menghindari pikiran "melompat-lompat" yang mengganggu produktivitas kamu. (tim redaksi)

#monkeymind
#pikiransusahfokus
#pikirannegatif
#kecemasan
#meditasi
#menulisjurnal

Tidak ada komentar