Breaking News

Suap Lelang Jabatan, Bupati Bangkalan dan Lima Pejabat Ditetapkan KPK Jadi Tersangka

Ilustrasi kantor KPK. Foto: net

WELFARE.id-Kasus korupsi di pemerintah daerah (pemda) berhasil dibongkar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini, KPK membongkar korupsi yang terjadi di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. 

Dalam kasus itu, KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka dugaan suap terkait lelang jabatan. Satu di antaranya yang sudah ditetapkan tersangka adalah Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan selain Bupati Bangkalan, mereka yang ditetapkan sebagai tersangka adalah kepala dinas di lingkungan Pemkab Bangkalan.

"Saat ini KPK sedang melakukan penyidikan dugaan korupsi suap terkait lelang jabatan yang diduga dilakukan oleh kepala daerah dan beberapa pejabat di Pemkab Bangkalan," ujar Ali dalam keterangannya, Senin (31/10/2022).

Dia juga mengatakan telah ada beberapa pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. ”Sejauh ini ada enam  orang tersangka," cetus Ali juga. Tapi dia belum menjelaskan uraian perbuatan dan pasal yang disangkakan terhadap para tersangka.

Ali juga mengatakan lembaganya akan menjelaskan hal itu ketika proses penyidikan sudah dianggap cukup. "Akan kami informasikan secara lengkap tentunya setelah proses penyidikan ini kami anggap cukup," cetusnya. 

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Imigrasi mencegah Bupati Bangkalan Abdul Latif ke luar negeri selama enam bulan terhitung 13 Oktober 2022 sampai dengan 13 April 2023. Pencegahan itu menindaklanjuti permintaan KPK.

Dalam proses penyidikan kasus Bupati Bangkalan ini, setidaknya 10 lokasi telah digeledah KPK. Beberapa di antaranya ruang kerja Bupati Bangkalan, ruang kerja Wakil Bupati Bangkalan, ruang kerja Sekda Bangkalan, serta rumah dinas Bupati dan rumah pribadi Bupati Bangkalan. (tim redaksi)


#korupsi
#kabupatenbangkalan
#jawatimur
#bupatibangkalan
#suaplelangjabatan
#abdullatifaminimron

Tidak ada komentar