Breaking News

Selama Musim Hujan, Heru Budi Larang Walikota Cuti

Pj Gubernur Heru Budi meninjau 942 project (instagram) 

WELFARE.id-Berada di dataran rendah membuat Jakarta rentan akan banjir selama musim hujan. Karena itu diperlukan kesigapan dari petugas untuk mengatasi banjir. 

Melihat hal itu, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta para wali kota di Jakarta untuk tidak mengambil cuti selama musim hujan. 

Instruksi ini dia sampaikan saat memberikan pengarahan kepada lurah hingga wali kota di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. 

Ia mengingatkan kepada para aparatur sipil negara (ASN) yang hadir di sana bahwa kini sudah memasuki musim hujan. "Hari ini kita memasuki musim hujan. Saya minta kepada seluruh jajaran para wali kota untuk tidak mengambil cuti, untuk tidak keluar kota," ujarnya dikutip Rabu (19/10/2022). 

Hal ini dilakukan agar para wali kota bersiaga menghapi musim hujan. Ia lalu bercerita bahwa dirinya sangat jarang mengambil cuti. Bahkan, kata Heru, dia hanya pernah mengambil satu kali cuti pada 2005. 

Saat itu, eks Wali Kota Jakarta Utara itu sedang melaksanakan ibadah haji. "Dan saya sampai hari ini nggak pernah cuti, dari mulai masuk pegawai sampai hari ini tidak pernah, kecuali cuti naik haji (tahun) 2005," tukasnya. 

Ia pun meminta para lurah se-Jakarta untuk memotret lokasi di wilayah administrasi masing-masing yang masih tergolong kotor. Oleh lurah, dalam waktu tiga bulan, lokasi yang kotor tersebut harus sudah dibersihkan. "Difoto (lokasi yang kotor), tiga bulan lagi, kita ketemu, itu sudah bersih dan lain-lain," katanya. 

Ia menegaskan, jika menemui kesulitan, para lurah diminta untuk meminta bantuan kepada camat hingga wali kotanya. Kemudian, Heru meminta kepada para wali kota agar mengimbau warganya masing-masing untuk bekerja dari rumah (work from home/WFH) saat banjir melanda Ibu Kota. 

Heru mengingatkan agar seluruh jajaran untuk mengantisipasi daerah rawan banjir. Selain itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga diminta merilis imbauan dan pemberitahuan menghindari melintas di jalan tertentu apabila terjadi hujan lebat. 

Pada Januari hingga Februari 2023 untuk merilis dan mengimbau berdasarkan analisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). "Ketika nanti Januari hingga Februari hujan lebat, tolong Kepala Badan Penanggulangan Bencana untuk merilis misalnya antara lain dengan dinas perhubungan, imbau kami berdasarkan analisa BMKG," jelasnya. 

Heru juga menegaskan agar dinas terkait memastikan kesiapan pompa portabel menghadapi bencana banjir. "Untuk Dinas Tata air mobil pertabeldan lain-lain untuk merapat ke posisi, wali kota bisa menghimbau. Saya akan keliling, untuk mengecek ke lokasi-lokasi, rumah pompa dan lain-lain," katanya. 

Selain lurah dan camat, acara itu dihadiri oleh jajaran wali kota, kepala dinas, asisten Setda DKI Jakarta, hingga Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta. (tim redaksi) 

#jakarta
#pjgubernurdkijakarta
#herubudi
#musimhujan
#pjgubernurlarangwalikotacuti
#jakartabanjir

Tidak ada komentar