Breaking News

Riset Menguak Fakta Mengejutkan, Guru Besar UI: Banyak Pejabat RI Mendukung Komunis Gaya Baru

Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof Taufik Bahaudin. Foto: net

WELFARE.id-Peringatan serius dilontarkan Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof Taufik Bahaudin yang mengatakan saat ini komunis gaya baru tengah merebak di Tanah Air. 

Bahkan, katanya juga, banyak pejabat di Indonesia mendukung komunis gaya baru yang mengadopsi Partai Komunis China (PKC) yang ajarannya sudah diterapkan di Tiongkok tersebut. 

Menurutnya juga, meski secara ideologi komunis tetapi PKC menjalankan ekonomi negaranya secara kapitalis. Itu diungkapkan Guru Besar Fakultas Ilmu Ekonomi UI dalam acara bertajuk ’Jelas, Semua Menjurus Bangkitnya Komunis Gaya Baru’ yang ditayangkan melalui channel YouTube UI Watch belum lama ini.

”Suka tidak suka, ngaku tidak ngaku, banyak pejabat yang mendukung komunis gaya baru. Tapi aneh bin ajaib saya yang memaparkan hasil riset PKI gaya baru ini dimaki oleh salah satu menteri,” kata Taufik dikutif Jumat (21/10/21).

Profesor yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur National Leadership Center (NLC) itu menambahkan keberadaan komunis gaya baru di Indonesia berdasarkan hasil riset mahasiswanya untuk mengambil gelar doktor di UI.

”Komunis gaya baru ini olahan PKC, bungkusan di luar kapitalis tapi masih komunis. Seperti pengendalian satu partai, ada centra komite. Ciri yang jelas adalah mereka sangat antiagama,” cetus juga Direktur Center Pengembangan Talenta dan Brainware UI ini.

Menurut Taufik lagi, komunis gaya baru bergerak terus dan menyusup ke lembaga-lembaga pemerintahan, partai politik (parpol) dan sebagainya. Mereka tidak tampil langsung, namun menggunakan kepanjangan tangan melalui buzzer. 

Komunis gaya baru, juga menyusup ke ormas-ormas Islam. ”Apa yang dipaparkan dalam hasil riset itu kok kejadian semua. Mereka menyusup ke dalam NU sebagai sasaran utama. Mengadu domba umat Islam,” cetusnya juga. 

Bahkan Taufik mengatakan kalau arah dari pemerintah saat ini mengarahkan Islam jadi sekuler. ”Ada menteri yang mengarahkan, mengacak-acak dalam bentuk menteri pendidikan atau menteri apapun, mengganggu Islam, merusak Islam dengan sistem pendidikan dan lain sebagainya," katanya lagi.

Esensi berbagai upaya yang dilakukan oleh pendukung komunis gaya baru ini baik langsung maupun tidak langsung, lanjut Taufik, adalah bagaimana mengahuncurkan dan melemahkan umat Islam. 

Alasannya selama Islam masih ada di Indonesia, maka PKI tidak akan pernah bisa bangkit untuk menguasai negara ini. 

”Secara resmi upaya membangkitkan komunis gaya baru ini muncul lewat yang namanya BPIP. Terakhir ramai di medsos, BPIP bikin karya tulis yang jelas mau mengadu domba seakan-akan Islam itu antipancasila, anasionalis," tandasnya juga. (tim redaksi)


#komunisgayabaru
#gurubesar
#universitasindonesia
#partaikomunischina
#pkc
#gurubesarekonomi
#sekuler

Tidak ada komentar