Breaking News

Produknya Mengandung Kimia Berbahaya, Gisel Minta Maaf

Gisella Anastasia (net) 

WELFARE id-Nama selebritis Gisella Anastasia belakangan ini menjadi perbincangan warganet. Pasalnya, tiga produk kosmetik keluaran brand miliknya, Madame Gie, ditarik Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI gegara temuan zat pewarna terlarang. Terkait hal itu, Gisel pun meminta maaf.  

"Kami meminta maaf atas keresahan yang terjadi. Bahwa sejak awal brand ini dibentuk, kami salah satu yang sangat menjunjung tinggi keamanan pengguna. Sejak awal kami memperhatikan kedetailan untuk perizinan sesuai peraturan sejak 2018," kata Gisella Anastasia dalam konferensi pers, Senin (17/10/2022). 

"Memang benar ditemukan turunan pewarna berbahaya, dari 3 SKU produk. Ini 3 dari 900 lebih yang dibikin," lanjutnya. 

Gisel mengungkapkan, tiga produk yang ditemukan ada produk berbahaya adalah blush on 03 sweet chick, kutex nail shell no 14 dan no 14. Kandungan bahan berbahaya ini membuat Madame Gie mendapatkan sanksi administrasi produk dari BPOM. 

Sanksi administrasi yang diterima produk kosmetik tersebut adalah penarikan produk dan juga pemusnahan. Setidaknya ada 1 ton produk Madame Gie yang mengandung turunan pewarna berbahaya yang dimusnahkan. "Saat ini sudah ditarik dan sudah dimusnahkan. Proses pemusnahannya juga sesuai peraturan yang berlaku," tukas mantan istri Gading Marten tersebut. 

Dia mengungkapkan, dalam proses pemusnahan ini dilakukan bersama dengan BPOM. "Kami merasa kecolongan. Ini di luar kendali. Karena kami kan bukan produsennya, dan dari pabrik juga sudah minta maaf, karena ternyata dari suppliernya," kata Gisel. 

"Ke depannya kami akan lebih berhati-hati lagi. Kami beritikad untuk lebih ketat untuk quality control baik produk dan pihak-pihak lain kami memastikan tidak akan terjadi lagi di kemudian hari," pungkasnya. 

CEO Madame Gie, Teddy Tjhin menjelaskan, temuan pewarna terlarang yakni K3 dan K10 berawal dari random sampling yang dilakukan BPOM. Namun sebenarnya, bahan tersebut hanya ada pada tiga produk Madame Gie di batch terakhir. Sementara dari batch-batch lainnya yang sudah diproduksi sejak 2018, terbukti aman dan tidak ditemukan bahan serupa. "Jadi bukan karena barangnya berbahaya dari awal dan diloloskan sama oknum BPOM, bukan. Tetapi dari awal memang sebetulnya aman. Namun ternyata pas ada random checking di batch terakhir ini, ada perbedaan ingredient yang diakui oleh pabrik adalah kelalaian supplier (pewarna)," ungkapnya. 

"Jadi benar-benar miss saja semuanya. Tidak ada oknum BPOM yang main, kami juga nggak pernah berusaha untuk mendapatkan izin yang nggak benar. Kami selalu sesuai jalur banget. Jadi ini murni dari produksi," pungkasnya. (tim redaksi) 

#bpom
#madamgie
#madamgieditarikdaripasaran
#gisellaabastasia
#kosmetik
#kosmetikartis

Tidak ada komentar