Breaking News

Menkeu : Geopolitik, Pandemi dan Resesi Jadi Tantangan Ekonomi

Menkeu Sri Mulyani (net) 

WELFARE id-Saat ini perekonomian global sedang menghadapi situasi yang berbahaya. Pasalnya lonjakan harga pangan dan energi saat ini bisa mendorong kenaikan inflasi di banyak negara. Belum usai konflik geopolitik, kini ancaman resesi juga menghantui banyak negara. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kondisi ekonomi global yang kian tak menentu akan berimbas kepada perekonomian di Indonesia. Dia mengatakan, tantangan ekonomi domestik semakin tidak mudah, mulai pandemi COVID-19, kondisi geopolitik, hingga ancaman resesi. Berbagai ancaman yang bermuara pada tataran global tersebut, dipastikan akan memiliki imbas bagi kinerja ekonomi domestik. 

Tantangan baru tidak selalu lebih mudah, kita lihat sekarang dunia geopolitik dan ekonomi global mengalami tekanan bertubi-tubi, pasti akan berimbas ke perekonomian Indonesia," ujarnya dalam acara Upacara Peringatan Hari Oeang Republik Indonesia ke-76, Senin (31/10/2022). 

Sebagai pengelola keuangan negara, Sri Mulyani meminta jajaran Kemenkeu harus sigap merespons tantangan ekonomi tersebut. Oleh karena itu, arah kebijakan fiskal dan keuangan negara lebih adaptif, responsif, serta fleksibel. 

Di sisi lain, kebijakan itu harus tetap akuntabel dan transparan, sehingga diperlukan komitmen untuk bekerja keras dan cerdas untuk menjawab tantangan ekonomi saat ini dan akan datang. "Tata kelola yang baik menjadi kunci untuk terus menjaga masyarakat, perekonomian Indonesia dan keuangan negara," ucapnya. 

Menkeu menjelaskan, tantangan ekonomi terus berubah di setiap periode yang pernah dialami yakni tahun 1997-1998, Indonesia dihadapkan pada gejolak keuangan dan naik turunnya harga komoditas. Kemudian krisis global 2008-2009 dan sekarang diuji dengan pandemi, geopolitik, dan tantangan resesi global. 

"Ini bukan sebuah tantangan yang mudah karena polanya berubah. Ke depan kita akan menghadapi tantangan perubahan iklim (climate change) yang sangat mempengaruhi keuangan negara, perekonomian serta kesejahteraan rakyat, serta teknologi digital dan konstelasi geopolitik dunia berubah sehingga harus direspons dengan tepat," tuturnya. 

Menkeu beserta jajaran Kemenkeu berkomitmen mempererat koordinasi dan komunikasi dengan Kementerian dan Lembaga serta daerah untuk terus menjaga ekonomi Indonesia dari berbagai tantangan ekonomi. "Saya berterima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Keuangan yang selama 3 tahun berjuang merumuskan kebijakan keuangan negara, berjuang melindungi masyarakat dan perekonomian serta memulihkan ekonomi," tukasnya. 

Selain itu, Sri Mulyani bilang, Indonesia juga akan menghadapi berbagai tantangan yang saat ini sudah terasa, seperti perubahan iklim yang akan sangat mempengaruhi keuangan negara, perekonomian, serta kesejahteraan masyarakat. Belum lagi, transformasi teknologi digital juga harus direspon dengan cepat. 

Untuk itu, kebijakan fiskal dan keuangan negara yang adaptif, responsif, fleksibel namun tetap transparan akan menjadi kunci untuk menjaga masyarakat Indonesia, perekonomian dan menjaga keuangan negara sendiri. (tim redaksi) 

#tantanganekonomi
#menkeu
#srimulyani
#geopolitik
#pandemicovid19
#resesiglobal

Tidak ada komentar