Breaking News

LPSK Berikan Hasil Investigasi Tragedi Kanjuruhan ke TGIPF, Edwin Partogi: Akan Kami Buka ke Publik

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu. Foto: net

WELFARE.id-Berbagai data tentang tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, terus dilaporkan kepada Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF).

Terbaru, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyampaikan hasil investigasi yang menewaskan 131 orang kepada TGIPF di Kantor Kemenkopolhukam Jakarta, Selasa  (11/10/2022).

"Tadi kami menyampaikan hasil investigasi kami. Ada sembilan bab, dari latar belakang sampai dengan penutup. Dirasa oleh tim TGIPF sebagai laporan yang komprehensif," terang Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu, Selasa (11/10/2022).

LPSK juga menyampaikan tentang hasil temuan, seperti kondisi stadion, kronologi, korban, dan masalah lainnya. Namun, ia enggan mengungkap lebih jauh soal hasil investigasi tersebut. 

Tapi, Edwin mengatakan LPSK akan menyampaikan hasil investigasi kepada publik pada Kamis (13/10). "Hari Kamis pagi mungkin kami publikasikan kepada masyarakat," ujarnya juga. 

Selain LPSK, TGIPF Tragedi Kanjuruhan juga meminta keterangan dan masukan dari Komisi Polisi Nasional (Kompolnas), Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

TGIPF telah menemui sebagian besar pihak yang terlibat dalam pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022).

Tim pencari fakta yang diketuai langsung Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD itu terus bekerja untuk memenuhi ekspektasi publik.

Yakni, mencari fakta secara menyeluruh atas tragedi yang menewaskan ratusan suporter usai pertandingan sepakbola yang rusuh usai Arema FC dikalahkan oleh Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. (tim redaksi)


#kerusuhan
#tragedikanjuruhan
#stadionkanjuruhan
#kabupatenmalang
#lpsk
#tgipf
#appi
#pssi

Tidak ada komentar