Breaking News

Kinerja Polri Disorot, Istana: Jika Tak Puas, Silakan LAPOR!

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Foto: Istimewa/ Antara

WELFARE.id-Institusi kepolisian tengah disorot. Kasus pembunuhan Brigadir J yang menyeret Ferdy Sambo Cs, membuat Polri mendapat sorotan di sepanjang 2022. Lalu, muncul Tragedi Kanjuruhan dan terakhir keterlibatan personel Polri yang diduga terlibat kasus penjualan narkotika. 

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyampaikan kepada masyarakat Indonesia agar melaporkan ketidakpuasan masing-masing atas kinerja kepolisian.

Laporan tersebut bisa dilakukan melalui aplikasi dari pemerintah yang bernama Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR). Ia berjanji pada masyarakat untuk menindaklanjuti laporan-laporan yang terkumpul dari aplikasi dengan segera.

Nantinya, lanjut Moeldoko, Deputi V KSP yang akan menangani semua laporan dari masyarakat yang masuk dari aplikasi tersebut. "Kalau masyarakat tidak puas dengan kinerja polri dan lain-lain, silakan lapor. Saya juga dapat banyak laporan termasuk perilaku aparat keamanan,” kata Moeldoko di Istana Keprisedenan Jakarta, dikutip Senin (24/10/2022).

Mantan Panglima TNI tersebut mewakili istana negara mendorong kinerja polri agar bisa lebih diperbaiki. Dirinya berharap, instansi tersebut bisa lebih menganggap serius perintah dan imbauan dari presiden. "Jangan sampai presiden sudah sampai seperti ini, tapi dibawah masih main-main. Kita tidak ingin main-main,” tegasnya.

Sebelumnya, pada Jumat (14/10/2022) lalu, Presiden Joko Widodo memanggil 559 personel Polri di Istana Negara. Para personel tersebut terdiri dari 24 orang pejabat utama Mabes Polri (3 orang diwakili karena keluar negeri), 33 orang kapolda (satu orang diwakili karena ada kegiatan), serta 490 kapolrestabes, kapolresta dan kapolres jajaran. (tim redaksi)

#kinerjapolri
#kepolisian
#kepalastafkepresidenan
#moeldoko
#aplikasilapor
#istananegara
#presidenjokowidodo

Tidak ada komentar