Breaking News

Jika AHY Enggak Jadi Cawapres, Pengamat: Besar Kemungkinan Koalisi Nasdem-Demokrat-PKS Bubar

Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto: net 

WELFARE.id-Koalisi tiga partai yang bakal mengusung Anies Baswedan jadi Calon Presiden (Cawapres) yakni Partai NasDem, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus mematangkan strategi Pemilu 2024. 

Salah satunya mencari Calon Wakil Presiden (Cawapres). Tapi pengamat politik sekaligus pendiri Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti berpendapat, besar peluang Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi pendamping Anies Baswedan. 

Jika AHY tidak jadi Cawapres, maka kemungkinan besar koalisi Demokrat-Nasdem-PKS akan bubar. "Di beberapa tempat sudah mengatakan, 80 persen AHY akan jadi Cawapres Anies Baswedan," terangnya dalam diskusi Para Syndicate bertemakan ”PDI-P Vs Nasdem: Ojo Dibandingke” Kamis (27/10/2022). 

"Kok berani sekali? Sebab kalau koalisi ini enggak mencalonkan AHY, bubar," ujar dia. Ray juga mengatakan, Demokrat kemungkinan akan berpindah ke koalisi lain jika AHY tak diusung sebagai Cawapres. 

Sebab, Demokrat enggan jika hanya sebagai pendukung dalam koalisi. Artinya, Demokrat tidak berhasil mencalonkan tokoh internal dalam pengusungan Capres-Cawapres 2024. 

"Kalau begitu, saya (AHY) harus pasang target, target saya wakil presiden. Kalau Anda enggak suka saya jadi wakil presiden, saya pindah (koalisi)," cetus Ray juga.

Sebelumnya diberitakan, AHY menyatakan siap menjadi Cawapres untuk mendampingi Anies Baswedan dalam Pilpres 2024. 

”Ya, kami pribadi terus mempersiapkan diri, apa pun tugas ya harus kami jalankan pada saatnya. Apa pun itu, di mana pun itu harus siap,” ujar AHY saat ditemui di Wisma Nusantara, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2022). 

Pernyataan itu disampaikannya setelah bertemu Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh untuk makan siang bersama. Namun, kata dia, saat ini yang menjadi prioritas adalah pembentukan koalisi antara Partai Demokrat, Partai Nasdem, dan PKS. 

Ia juga mengklaim, ketiga partai politik (parpol) tak ingin terburu-buru untuk mengumumkan pendeklarasian Capres-Cawapres.

”Karena yang lebih baik adalah (koalisi) benar-benar solid, dan benar-benar setelah itu hanya ada maju ke depan, dan berlari. Bukan berhenti atau mundur ke belakang,” cetusnya. 

Putra bungsu mantan Presiden SBY ini juga mengaku tak mau mendesak mitra koalisi yang mengusung Anies Baswedan untuk memilihnya sebagai Cawapres. (tim redaksi)


#politik
#pemilu2024
#koalisioposisi
#aniesbaswedan
#ahy
#partainasdem
#partaidemokrat
#partaipks

Tidak ada komentar